• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 19 OKT 2018 - RP 45.764.339.104

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Satpol PP Tertibkan Spanduk Liar Jelang Idulfitri

Kisar Rajaguguk - 13 Juni 2018 19:33 wib
Ilustrasi--Satpol PP--Foto: Antara/Zabur Karuru.
Ilustrasi--Satpol PP--Foto: Antara/Zabur Karuru.

Jakarta: Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok menertibkan spanduk liar di beberapa titik. Sebab, Satpol PP tak ingin Idul Fitri 1439 Hijriah disusupi oleh selebaran gelap.

Pemerintah Kota Depok tak ingin kejadian seperti peristiwa 27 April 2018 kembali terulang. Saat itu, beberapa spanduk dan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) berkibar di Kota Depok, bertepatan hari ulang tahun (HUT) Ke-19. 

Di beberapa sepanduk dan bendera itu berpesan khilafah Islamiyah. Kepala Satpol PP Kota Depok Yayan Arianto Arianto mengungkapkan kegiatan bersih-bersih terhadap spanduk liar dilakukan untuk mengurangi kesemrawutan. Khususnya di Jalan Protokol, Jalan provinsi, dan Jalan kota yang setiap hari lalu lalang kenderaan. 

"Tak hanya itu Satpol PP tak ingin ada spanduk dan bedera liar menyusup dalam perayaan Idulfitri 1439 Hijriah. Seperti peristiwa yang terjadi di dalam HUT Kota Depok Ke- 19, 27 April lalu, “ kata Yayan Rabu, 13 Juni 2018.

Yayan mengatakan penertiban itu dilakukan berdasarkan Perda Nonor: 16/2018 tentang Ketertiban Umum di wilayah Kota Depok.

Baca: Pengadilan Tolak Gugatan HTI

Dari penertiban spanduk dan bendera yang dilakukan di Jalan Nusantara, Pancoran Mas, Satpol PP menangkap remaja saat hendak melakukan pemasangan spanduk. “Spanduk berukuran panjang enam meter, lebar 1,5 meter itu diduga berpesan selebaran gelap,“ ujar Yayan.

Remaja tersebut tidak memiliki kartu tanda penduduk (KTP). Bahkan, pemuda tersebut terkesan tak peduli setiap ditanya. "Dari kegiatan bersih-bersih berhasil menertibkan ratusan spanduk liar," ucapnya.

Sebelumnya 27 April 2018, spanduk dan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terpasang dan menghiasi jalan protokol, jalan provinsi, dan jalan kota Depok.

Spanduk dan bendera HTI disusupkan diantara ratusan spanduk dan bendera ucapan Milad Kota Depok Ke-19. Pemasangan spanduk dan bendera HTI sempat heboh. 

(YDH)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.