Kota Tua Diprediksi Ramai Imbas Larangan Mudik

    Hilda Julaika - 20 April 2021 03:04 WIB
    Kota Tua Diprediksi Ramai Imbas Larangan Mudik
    Aktivitas pengunjung di Museum Sejarah Jakarta di kawasan Kota Tua, Jakarta. Foto: MI/Bary Fathahilah



    Jakarta: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, menyebut Kota Tua, Jakarta, menjadi salah satu destinasi wisata yang akan dipenuhi pengunjung saat libur lebaran. Pemerintah melarang kegiatan mudik lebaran pada tahun ini.

    “Kita meninjau destinasi wisata Kota Tua, kan selalu padat kalau lagi liburan lebaran. Kita mau memastikan sama Pak Wakil Gubernur (Riza Patria) tadi bahwa Kota Tua ini protokol kesehatannya (prokes) diterapkan secara ketat dan disiplin,” kata Sandiaga di Jakarta, Senin, 19 April 2021.






    Dia khawatir pelarangan mudik membuat pengawasan protokol kesehatan lengah. Sehingga menimbulkan kerumunan dan rentan penularan covid-19. Sebab, warga bersama keluarga masing-masing akan mencari tempat berlibur untuk menghabiskan waktu bersama saat lebaran.

    “Dan juga bahwa peniadaan mudik ini jangan sampai kita lengah. Justru malah berkerumunnya itu di destinasi wisata di perkotaan,” ungkapnya.

    Baca: Pemda Diminta Tanggap Merespons Pemudik Sebelum 6 Mei

    Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini memastikan tempat wisata tetap dibuka meskipun ada pelarangan mudik. Asalkan, pembukaan tempat wisata tetap menerapkan protokol kesehatan yang mengacu pada peraturan PPKM Mikro.

    “Wisata yang dalam bingkai PPKM skala mikro dengan mengacu prokes yang ketat dan disiplin, bersinergi dengan pemda dan Satgas Covid-19 pada prinsipnya diperbolehkan. Tapi lagi-lagi kita harus pastikan jangan menjadi tempat yang tidak patuh kepada prokes,” ujarnya.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id