Wakil Walkot Jakpus Geram Ada Premanisme di Pasar Poncol

    Christian - 28 Juli 2020 19:46 WIB
    Wakil Walkot Jakpus Geram Ada Premanisme di Pasar Poncol
    Kondisi JP 37 - 38 Pasar Poncol Binaaan Sudin PPUKM, Senen, Jakarta Pusat, Selasa 28 Juli 2020. Medcom.id/Christian
    Jakarta: Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, merespons praktik premanisme dan sewa lapak ditemukan di Lokasi Sementara (Loksem) JP 37 - 38 Pasar Poncol, Jakarta Pusat. Jual beli lapak atau permintaan 'jatah preman' untuk pedagang binaaan Suku Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPUKM) Jakarta Pusat tak dibenarkan.

    "Tidak dibenarkan jika ada praktek preman seperti minta uang jatah dan sewa menyewa ataupun jual beli kios di sana," tegas Irwandi saat diwawancarai di kantor Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang 1, Gambir, Selasa 28 Juli 2020.

    Dari informasi yang dihimpun Medcom.id, ada pedagang yang melapor ke Pemkot Jakarta Pusat terkait 'uang jatah preman'. Sejumlah pedagang menolak membayar pungutan liar yang dilakukan sejumlah oknum tak bertanggung jawab tersebut.

    Irwandi akan meminta bantuan kepolisian untuk memberantas praktik premanisme di lokasi tersebut. Praktik tersebut sangat merugikan pedagang yang kesulitan ekonomi di tengah pandemi covid-19.

    "Jika didapat adanya unsur pemerasan dan pemalakan sudah pasti itu masuk ke ranah hukum," geramnya.

    Irwandi mengatakan seluruh loksem di Jakarta Pusat sebelumnya memiliki sistem koordinator lapangan. Namun, posisi tersebut sudah dihapus 4 tahun belakangan. Dia meyakini sejumlah oknum memanfaatkan metode yang sama dilakukan di Loksem Pasar Poncol tersebut.

    Sistem korlap tidak lagi dibenarkan secara aturan. Irwandi meminta seluruh loksem dievaluasi hingga September 2020. Dia ingin keluhan dari masyarakat diserap, salah satunya laporan sejumlah loksem diwariskan ke keluarga atau disewakan. Hal tersebut tidak dibenarkan.

    "Pemerintah kan memberikan kepada masyarakat yang tidak mampu untuk berusaha. Tapi kok disewakan," katanya.

    Kepala Pasar Poncol Liliana membantah jika ada praktik premanisme. Dia juga membantah ada praktik sewa menyewa hingga jual beli kios di JP 37-38 Poncol.

    "Saya pastikan tidak ada mas, maff ya saya ada tamu," jawab dia singkat saat dihubungi.

    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id