Pengelola Kebut Persiapan Pembukaan Monas

    Fachri Audhia Hafiez - 21 Juni 2020 14:18 WIB
    Pengelola Kebut Persiapan Pembukaan Monas
    Spanduk pemberitahuan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, yang masih ditutup di fase PSBB transisi. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
    Jakarta: Pengelola kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, masih mematangkan persiapan untuk membuka objek wisata tersebut. Persiapan guna mengantisipasi lonjakan pengunjung.

    "Perlu persiapan yang sangat matang. Sehingga pelayanan menjadi baik," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Monumen Nasional Muhammad Isa Sanuri kepada Medcom.id, Minggu, 21 Juni 2020.

    Isa mengatakan langkah ini dilakukan berkaca pada kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, yang ramai dikunjungi saat dibuka kembali pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Selain itu, penanganan Monas berbeda karena berada di kawasan ring satu atau berdekatan dengan Istana Merdeka Jakarta.

    "(Oleh karenanya) semuanya menjadi bahan evaluasi dari pimpinan (Gubernur Anies Baswedan)," ujar Isa.

    Pantauan Medcom.id, kawasan Monas hanya dipenuhi pengunjung yang berolahraga di area parkir IRTI Monas. Pintu barat daya dan pintu timur Monas yang menjadi akses pengunjung juga masih ditutup rapat. Setiap pintu akses dipasang spanduk berisi pengumuman kawasan Monas ditutup hingga batas waktu yang tidak bisa ditentukan.
     
    (Baca: Pengelola Belum Bisa Pastikan Pembukaan Kembali Kawasan Monas)

    Kawasan Monas sedianya dibuka Sabtu, 20 Juni 2020, namun dibatalkan. Belum ada kepastian objek wisata di pusat Ibu Kota Negara itu kembali dibuka.
     
    Meski begitu, pengelola Monas telah menyiapkan mekanisme pencegahan virus korona (covid-19). Seperti, pembatasan operasional kawasan Monas, mulai pukul 06.00-17.00 WIB dan di dalam Tugu Monas mulai pukul 08.00-17.00 WIB.
     
    Kapasitas pengunjung dibatasi 50 persen dari 10.000-20.000 orang per hari. Monas hanya menerima 5.000 pengunjung per hari. Selain itu, pengunjung di Tugu Monas dibatasi hanya 50 orang per jam.
     
    Pengunjung diwajibkan memakai masker dalam kondisi sehat atau tidak bergejala. Calon pengunjung bakal dicek suhu badan sebelum memasuki kawasan Monas.
     
    Pengelola juga menyediakan tempat cuci tangan di sejumlah titik. Pengunjung diminta tertib ketika mengantre dan dilarang berkerumun.
     
    Selain itu, anak di bawah usia lima tahun, ibu hamil, dan lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun tidak diperkenankan memasuki kawasan Monas. Mereka masuk kategori rentan tertular virus covid-19.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id