Pemkot Jakut Targetkan Vaksinasi 21 Ribu Warga Perhari

    Putri Anisa Yuliani - 16 Juni 2021 04:12 WIB
    Pemkot Jakut Targetkan Vaksinasi 21 Ribu Warga Perhari
    Lansia di DKI Jakarta mendapat vaksin covid-19. Medcom.id/Christian



    Jakarta: Pemerintah Kota Jakarta Utara menargetkan setiap kecamatan memberikan vaksinasi covid-19 terhadap 3.500 orang perhari. Total enam kecamatan di Jakarta Utara, yakni Pademangan, Cilincing, Kelapa Gading, Koja, Penjaringan, Pademangan, dan Tanjung Priok.

    "Ditargetkan ada 21 ribu warga divaksin perharinya," kata Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim di Jakarta, Selasa, 15 Juni 2021.

     



    Pelaksanaan vaksinasi berpegang teguh pada konsep kolaborasi yang menyesuaikan karakteristik masing-masing wilayah. Ali meminta pihak-pihak terkait memetakan strategi untuk mencapai target vaksinasi tersebut.

    (Baca: Vaksin Dipastikan Ampuh Melindungi Diri dari Mutasi Covid-19)

    Kolaborasi dapat dilakukan dengan beragam pemangku kepentingan lainnya (stakeholder), seperti kompleks rumah susun (rusun), perkantoran, restoran, perkampungan padat penduduk, hingga pabrik. Dia juga meminta pengawasan terhadap penyebaran covid-19 digalakkan.

    "Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan, hingga Rukun Warga dan Rukun Tetangga (RT/RW) diminta berperan aktif dalam pengawasan tersebut," ujar dia.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menargetkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaksanakan vaksinasi covid-19 terhadap 100 ribu warga perhari. Target itu diungkapkan Jokowi saat mengunjungi pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Taman Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin pagi, 14 Juni 2021.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
     
    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
     
    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20.05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id