PSI Diminta Cari Solusi untuk PKL

    Nur Azizah - 22 Agustus 2019 12:26 WIB
    PSI Diminta Cari Solusi untuk PKL
    Suasana penataan PKL di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Foto: MI/Rommy Pujianto
    Jakarta: Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai tak boleh asal menggugat terkait penggunaan trotoar oleh pedagang kaki lima (PKL). PSI harus menyertakan solusi atas gugatan tersebut.

    "Ini kan komplikasinya besar. Itu mau enggak mau trotoar enggak boleh ada PKL, lokasi binaan (lokbin) di trotoar. PSI harus kasih jalan keluar," kata anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PDI Perjuangan, Wiliam Yani, saat dihubungi, Jakarta, Kamis, 22 Agustus 2019.

    Menurut dia, memakan waktu lama jika harus membuat tempat penampungan. Setidaknya butuh setahun membuat tempat khusus.

    "Saya minta jalan keluarnya, pedagang-pedagang yang selama ini sudah dibina dinas UKM, tanya PSI jalan keluarnya bagaimana. Saya ingin tahu seperti apa," ungkap dia.

    Menurut dia, tak bisa semua PKL diperlakukan sama. Penertiban hanya boleh kepada PKL yang berdagang melebihi batas ketentuan.

    "Contoh batas di tempat 100 meter, ternyata dia pakai jalan sampai 150 meter, itu perlu ditertibkan. Kalau di Blok S dan Blok M sudah jalan baik," pungkas William.

    Baca: Anies Diminta Segera Memindahkan PKL dari Trotoar

    Sebelumnya, dua kader PSI William Aditya Sarana dan Zico Leonard menggugat Pasal 25 ayat (1) Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 Tentang Ketertiban Umum. Pasal itu digunakan Anies untuk menutup Jalan Jatibaru, Tanah Abang.

    Putusan Mahkamah Agung itu bernomor 42 P/ HUM/ 2018. Perkara tersebut telah diputus sejak 18 Desember 2018, namun salinannya baru-baru ini diterima oleh PSI.

    "Menyatakan Pasal 25 ayat (1), Peraturan Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum bertentangan dengan Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat dan tidak berlaku umum," demikian cuplikan putusan MA.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id