Polisi Tak Tahan Tersangka Pembobolan Bank DKI

    Yurike Budiman - 01 Desember 2019 09:53 WIB
    Polisi Tak Tahan Tersangka Pembobolan Bank DKI
    Kabid Humas Polda Kombes Pol Yusri Yunus - Medcom.id/Yurike Budiman.
    Jakarta: Polda Metro Jaya belum menahan 13 pelaku pembobolan Bank DKI Jakarta. Padahal polisi telah menetapkan ke-13 orang itu sebagai tersangka sejak pekan lalu.

    "Sampai dengan saat ini belum (ditahan), hari ini masih diperiksa kembali. Kita tunggu saja hasilnya tapi memang sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Kombes Pol Yusri Yunus di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu, 30 November 2019.

    Ke-13 orang ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi memeriksa 41 orang. Polisi hingga kini masih mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

    Yusri tak membantah kemungkinan ada tersangka baru dalam kasus ini. Polisi masih mencari bukti-bukti kuat untuk menjerat pihak-pihak yang terlibat.

    "Sudah 41 yang dilakukan pemeriksaan, dari 41 ada 13 yang ditetapkan sebagai tersangka. Dan beberapa lagi nanti kita masih lakukan pendalaman," katanya.

    Tak hanya itu, menurut Yusri, penyidik menelisik dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus ini. "Kita juga masih mendalami terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU) karena ada satu orang yang mengambil hingga miliaran rupiah," pungkasnya.

    Polda Metro Jaya menetapkan 41 orang sebagai tersangka kasus pembobolan ATM Bank DKI. Penetapan tersangka berdasarkan bukti permulaan yang cukup.

    Ke-41 orang itu diduga telah melakukan tindak pidan pencurian uang. Pencurian memanfaatkan celah pada sistem perbankan ATM Bank DKI.

    Oknum Satpol PP yang membobol ATM Bank DKI hanya bermodal Rp4 ribu. Pembobolan ini berawal dari ketidaksengajaan salah seorang yang melakukan penarikan tunai.
     
    Cara ini kemudian disampaikan kepada rekan-rekannya dan menyebar ke orang lain sehingga pembobolan terjadi berkali-kali. Peristiwa ini diduga telah dilakukan banyak orang sejak bulan April 2019 sampai dengan bulan Oktober 2019. Kerugian yang diterima Bank DKI ditaksir mencapai Rp50 miliar.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id