Syaikhu Harus Pilih Kursi Wagub DKI atau DPR

    Nur Azizah - 20 Mei 2019 14:35 WIB
    Syaikhu Harus Pilih Kursi Wagub DKI atau DPR
    Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Syaikhu - MI/Galig Pradipta.
    Jakarta: Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Syaikhu dihadapkan dengan pilihan besar. Dia dipaksa memilih antara kursi wagub DKI Jakarta atau kursi DPR.

    Dalam rekapitulasi hasil Pemilihan Legislatif 2019, kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu dipastikan lolos ke Senayan dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat (Jabar) VII. Di saat yang sama, Syaikhu masuk seleksi cawagub DKI.  

    Bila Syaikhu ingin tetap menjadi anggota DPR, dia harus rela melepaskan kesempatan maju sebagai pengganti Sandiaga Salahuddin Uno.

    "Tapi kalau dia maju jadi wagub belum tentu juga terpilih," kata Wakil Ketua Pansus Wagub DKI Bestari Barus di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 20 Mei 2019.

    Namun, aturan tersebut belum final. Persyaratan dan kriteria cawagub baru akan disusun.

    (Baca juga: Pengamat Endus Peluang Muncul Nama Cawagub Baru)

    "Ya Kalau dia mau menjadi anggota DPR ya jadi anggota DPR. Nanti diatur dalam tatib. Nanti kita lihat bagaimana perkembangannya dan apakah kawan-kawan menginginkan seperti ini," ujar Bestari.

    Politikus Partai NasDem itu menyebut tak menutup kemungkinan ada nama baru cawagub bila aturan tersebut diberlakukan. Pengusung bisa mengajukan satu nama pengganti.

    "Bisa saja muncul calon baru kalau dalam praktiknya mengatakan wajib mengundurkan diri dari anggota DPR atau jabatan publik lainnya" ucap dia.

    Bestari tak mau asal menerapkan aturan. Dia bakal berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk menentukan kriteria-kriteria tertentu.

    "Ya nanti dikonsultasikan kembali," ucap Bestari.

    Pansus Wagub DKI bersama Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri menggelar rapat perdana. Rapat membahas pembentukan tata tertib dan cara panitia pemilihan atau panlih.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id