comscore

Kompolnas Kritik Usulan Pemecatan Anggota Polisi Pemakai Narkoba

Siti Yona Hukmana - 17 Mei 2022 07:26 WIB
Kompolnas Kritik Usulan Pemecatan Anggota Polisi Pemakai Narkoba
Ilustrasi polisi/Medcom.id
Jakarta: Berbagai pihak disebut mengusulkan pemecatan langsung anggota polisi yang kedapatan memakai narkoba. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengkritik usulan itu.

"Perlu diketahui bahwa para penyalahguna narkoba harusnya dilihat sebagai masalah kesehatan artinya orang sakit yang perlu ditangani, direhabilitasi dan dipulihkan, " kata Ketua Kompolnas Benny Mamoto saat dikonfirmasi, Selasa, 17 Mei 2022. 
Benny mengatakan rehabilitasi tidak hanya berlaku untuk masyarakat, tetapi juga polisi yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Sehingga, anggota Polri dapat direhabilitasi agar sembuh. 

"Bayangkan kalau ratusan anggota yang terlibat penyalahgunaan narkoba, kemudian hanya dipecat atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) maka mereka terus mengonsumsi narkoba dan direkrut sindikat narkoba, " ungkap Benny. 

Menurut dia, hal itu menjadi ancaman baru bagi institusi Korps Bhayangkara. Negara juga dinilai merugi jika memecat polisi, karena biaya rekrutmen dan pendidikan mereka mahal.

Benny mengatakan program Rebintradisi di Polda Riau telah membuktikan keberhasilan menyembuhkan kecanduan narkoba. Anggota yang mengonsumsi narkoba bisa sembuh dan pulih, bahkan banyak yang kemudian menjadi anggota Brimob.

Baca: Kompolnas Sebut Anggota Polri Terlibat Penyalahgunaan Narkoba Perlu Dibina

"Di sisi lain bagi anggota Polri yang terlibat sindikat narkoba, maka tidak ada pilihan lain kecuali diproses pidana dan di-PTDH, " ujar Benny. 
 







Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id