Tiga Kejanggalan Pelarian Cai Changpan Dari Lapas Tangerang

    Anggi Tondi Martaon - 29 September 2020 12:14 WIB
    Tiga Kejanggalan Pelarian Cai Changpan Dari Lapas Tangerang
    Gorong-gorong tembus digali napi Lapas Tangerang. Foto: Istimewa
    Jakarta: Pelarian Cai Changpan alias Cai Ji Fan, 53, terpidana hukuman mati kasus narkoba diyakini melibatkan orang dalam Lapas Tangerang Banten. Kaburnya Cai Changpan dinilai janggal.

    "Kita juga beranggapan ini satu hal yang tidak mungkin dilakukan oleh napi, ketika tidak ada orang yang di dalamnya yang melakukan kerja sama," kata anggota Komisi III DPR Sarifuddin Suding dalam keterangan tertulis, Selasa, 29 September 2020.

    Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengungkap ada sejumlah kejanggalan pelarian Cai Changpan. Kejanggalan pertama, Cai Changpan mudah menggali lubang dari sel hingga saluran air permukiman warga.

    Sarifuddin menduga gembong narkoba tersebut mendapat blue print Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang dari pejabat terkait. Saluran pelarian yang dibuat sangat terukur. Lubang yang digali memiliki kedalaman 3 meter, diameter 1,5 meter, dan panjang sekitar 25-30 meter.

    "Itu (saluran pelarian) sudah dirancang dengan baik. Pasnya lagi, di ujung galian keluar di ujung got perumahan," ungkap dia.

    Kejanggalan kedua, tidak ditemukan tanah hasil galian di dalam sel. Sarifuddin menyebut galian sedalam 3 meter dengan panjang 25 meter pasti menimbulkan bekas galian.

    "Itu (tanah galian) ke mana? Kalau misalnya tidak ada keterlibatan orang di dalam yang membuang hasil galian di dalam lapas itu tidak mungkin," sebut dia.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id