KPK Wanti-wanti Pemerintah Soal Jual Beli Giliran Vaksinasi

    Candra Yuri Nuralam - 08 Januari 2021 22:33 WIB
    KPK Wanti-wanti Pemerintah Soal Jual Beli Giliran Vaksinasi
    Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). MI
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta pemerintah memastikan seluruh masyarakat divaksin sesuai giliran. Jual beli giliran vaksinasi diminta diwaspadai.

    "Vaksin ini kan sangat terbatas, sementara orang yang mengharapkan supaya lebih dahulu diberikan vaksin itu sangat banyak," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marawata di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat, 8 Januari 2021.

    Alex mengatakan jual beli giliran vaksinasi ini sangat memungkinkan. Sebab, kata dia, vaksin menjadi harapan masyarakat untuk menambah imun tubuh saat pandemi covid-19.

    "Bisa jadi misalnya, ini yang seharusnya divaksin A, si A bisa saja, 'jangan saya' bisa dijual ke orang lain, kamu duluan deh," ujar Alex.

    Baca: KPK Diminta Awasi Seluruh Proses Vaksinasi

    Praktik jual beli ini dinilai berbahaya. Penjual giliran bisa kehilangan kesempatan melakukan vaksinasi.

    Pemerintah diminta untuk memastikan seluruh giliran vaksinasi sesuai. KPK berharap masalah ini tidak ada ke depannya.

    "Sehingga diharapkan itu sampai rakyat terkecil nanti juga semua dapat giliran untuk divaksin. Jadi tidak usah berebut meskipun terbatas dan pemerintah kan sudah menjanjikan bahwa vaksin ini gratis, nanti akan disediakan sampai ke pelosok," ucap Alex.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id