Polri Bantah Semena-mena pada Warga Kontra Pemerintah

    Siti Yona Hukmana - 26 Oktober 2020 19:34 WIB
    Polri Bantah Semena-mena pada Warga Kontra Pemerintah
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Polri berkelit aparat bertugas semena-mena. Korps Bhayangkara membantah penilaian aparat betindak brutal terhadap warga yang berbeda pandangan politik dengan penguasa.

    "Polri selama ini bergerak terkait dengan penangkapan atau penindakan berdasarkan laporan polisi (LP). LP itu bisa model A dan B tentu memakai dasar dan berproses berdasarkan kontruksi hukum yang ada," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 26 Oktober 2020.

    Awi mengatakan seseorang yang dijerat perkara pidana adalah orang yang berkaitan dengan peristiwa pidana tersebut. Kemudian, unsur-unsur yang dilanggar dianggap memenuhi.

    "Dari situ konstruksi hukumnya, jadi kita tidak semena-mena terhadap misalnya orang berbeda pendapat, semuanya ada unsurnya di undang-undang (UU), karena polisi pelaksana UU," kata jenderal bintang satu itu.

    Baca: Survei Indikator Politik: 57,7% Responden Setuju Aparat Semena-mena

    Awi mempersilakan masyarakat yang tidak puas dengan tindakan polisi mengajukan praperadilan. Gugatan terhadap polisi bisa dilakukan sesuai Pasal 77 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

    "Jadi itu (praperadilan) sebagai kontrol bahwa polisi sudah betul atau tidak, silakan tes, diuji. Nanti akan diadili oleh hakim tunggal," ucap Awi.

    Hasil survei Indikator Politik Indonesia memperlihatkan sebanyak 19,8 persen sangat setuju dan 37,9 persen agak setuju aparat represif. Sedangkan 31,8 persen kurang setuju dan 4,7 persen tidak setuju sama sekali.

    Survei dilakukan pada 24-30 September 2020 dengan asumsi metode simple random sampling. Responden sebanyak 1.200 dengan margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id