• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Polisi Selisik Unsur Pidana Tekait Jatuhnya Lion Air

Lukman Diah Sari - 09 November 2018 19:34 wib
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)

Jakarta: Polri menyelidiki unsur pidana terkait jatuhnya Lion Air PK-LQP di perairan Karawang, Jawa Barat. Hal itu dilakukan dengan mendalami penyebab dari musibah tersebut.

"Jadi kalau memang ada indikasi pidana umum, nonteknis, bisa tim ini meningkatkan dari penyelidikan ke penyidikan," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 9 November 2018. 

Penyelidikan dilakukan tim khusus mulai dari rute Manado, Sulawesi Utara pada 28 Oktober 2018. Tim khusus memeriksa personel ground handling, keamanan dan rekam kesehatan kru pesawat. 

"(Mencari) Ada unsur tindak pidana narkoba atau tidak," ucap dia. 

Baca: Pencarian CVR Gunakan Alat Baru dari Amerika

Tim khusus juga mendalami penerbangan Lion Air PK-LQP rute Bandara Ngurah Rai, Bali-Bandara Soekarno-Hatta, Banten. Seluruh kru yang bertugas pada saat itu telah diperiksa.

Aparat mencari kemungkinan adanya sabotase atau pelanggaran non teknis dari kru di Bali. Data pemeriksaan itu pun sudah dikumpulkan untuk dianalisa.

"Bahan-bahan ini akan diklopkan dengan hasil teknis dari hasil pemeriksaan KNKT," ujar dia. 

Tim khusus dari Polri pun terus menyelidiki adanya pelanggaran hukum dalam kasus ini. Mereka juga berkoordinasi dengan KNKT.

KNKT bertugas menyelidiki unsur teknis musabab jatuhnya pesawat Lion Air. "KNKT hasilnya seperti apa? Kita menunggu hasil KNKT," kata dia.




(AZF)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.