Artis Nanie Darham Pesan Kokain dari Luar Negeri

    Siti Yona Hukmana - 11 Februari 2020 16:05 WIB
    Artis Nanie Darham Pesan Kokain dari Luar Negeri
    Artis Nanie Darham di Polda Metro Jaya, Senin, 10 Februari 2020. Foto: MI/Fransisco Carolio Hutama Gani
    Jakarta: Polisi terus menginterogasi artis Nanie Darham (ND). Pelakon film itu tengah dikorek soal sumber kokain.

    "Pengakuan awal ND ini dapat (kokain) pesanan dari luar negeri," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 11 Februari 2020.

    Menurut dia, ND belum menyebutkan dari negara mana barang haram itu didapat. Penyidik terus menggali pengedaran kokain yang melibatkan artis Indonesia ini.

    "Ini masih dikembangkan Direktorat Reserse Narkoba," ujar dia.

    Polisi menangkap Nanie karena diduga terlibat pengedaran narkotika jenis kokain. Nanie dibekuk bersama dua orang lainnya, salah satunya, pengacara William Soerjonegoro.

    Aktris film Air Terjun Pengantin itu diringkus di apartemen kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan. Nanie terjerat dari keterangan dua tersangka lain yang lebih dulu ditangkap, JA dan WEG.

    "Pada mereka (JA dan WEG) ditemukan 14,86 gram kokain. Mereka memesan dan disuruh tersangka ketiga berinisial ND," beber Yusri, Senin, 10 Februari 2020.

    Polisi menemukan 8,12 gram kokain saat menggeledah kediaman JA. Di kediaman WEG, polisi menemukan 9 butir happy five (H5).

    Artis Nanie Darham Pesan Kokain dari Luar Negeri
    Artis Nanie Darham dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jaksel, Senin, 10 Februari 2020. Medcom.id/Yurike Budiman

    "Di kediaman ND ditemukan 1 butir ekstasi, kemungkinan masih ada lagi pelaku lain karena sistemnya dengan cara memesan menggunakan media sosial yang ada," ucap Yusri. 

    Ketiga tersangka dijerat Pasal 114 subsider 112 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam hukuman 5 hingga 20 tahun penjara.

    Nanie  ditahan di Rumah Tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya sejak Selasa, 4 Februari 2020. Dia harus meringkuk di tahanan 20 hari ke depan. 





    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id