David Noah Disebut Sudah Lunasi Utang Rp1,1 M

    Siti Yona Hukmana - 11 September 2021 04:33 WIB
    David Noah Disebut Sudah Lunasi Utang Rp1,1 M
    kuasa hukum David Noah, Hendra Prawira. Medcom.id/Siti Yona Hukmana



    Jakarta: Kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang Rp1,150 miliar yang melibatkan pemain keybaord band Noah, David Kurnia Albert Dorfel alias David Noah, berakhir damai. David telah melunasi uang pelapor Lina Yunita.

    "Sudah selesai semua 100 persen (dibayarkan) David secara pribadi tanpa libatkan korporasinya," kata kuasa hukum David Noah, Hendra Prawira, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 10 September 2021.

     



    Hendra menyebut perdamaian itu merupakan iktikad baik kliennya. Dia menyebut kasus itu bukan tanggung jawab David melainkan korporasi. Namun, David ingin memperbaiki hubungan baik dengan Lina.

    "Jadi, perdamaian pun tercipta karena iktikad baik David secara pribadi, yang teman-temannya di korporasi entah ke mana, tapi Lina dan David berteman baik. Jadi ini teman saya dan saya harus bertanggung jawab secara moril itu yang diungkapkan David secara pribadi," ujar Hendra.

    David dan Lina tidak hadir dalam proses perdamaian. Mereka diwakili kuasa hukum masing-masing. David tidak hadir karena ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan.

    Sedangkan kuasa hukum Lina, Desi Waluyo, menyebut kliennya tidak bisa hadir karena sedang koma di rumah sakit atas penyakit yang dideritanya. Namun, Desi memastikan kliennya sepakat berdamai sebelum kolaps.

    "Sebelum beliau kolaps sudah sepakat sudah oke dengan segala apa yang akan disepakati kala itu dan kebetulan dari pihak David komit penuhi kesepakatan yang Lina persetujui," ungkap Desi.

    Kasus dugaan penipuan dan penggelapan itu berawal saat David meminta bantuan Lina mendanai operasional proyek pembangunan kapal di perusahaannya PT A pada 2019 senilai Rp1,150 miliar. David menjanjikan mengembalikan uang 3-6 bulan dengan jaminan dua lembar cek tunai.

    Namun, David ingkar janji. Uang tidak kunjung dikembalikan hingga 2021. Rekening pada cek tunai itu juga sudah tutup.

    Akhirnya, David dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Laporan terhadap David teregistrasi dengan Nomor: LP/B/3761/VII/2021/SPKT Polda Metro Jaya tertanggal 5 Agustus 2021. Pelapor melaporkan David, Yudhi Sulistyono, dan EAS. Mereka dipersangkakan Pasal 378 dan 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan.

    Hai Sobat Medcom, terima kasih sudah menjadikan Medcom.id sebagai referensi terbaikmu. Kami ingin lebih mengenali kebutuhanmu. Bantu kami mengisi angket ini yuk https://tinyurl.com/MedcomSurvey2021 dan dapatkan saldo Go-Pay/Ovo @Rp50 ribu untuk 20 pemberi masukan paling berkesan. Salam hangat.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id