Kronologi Dugaan Penganiayaan di Polresta Barelang Versi Keluarga

    Cindy - 16 September 2020 15:55 WIB
    Kronologi Dugaan Penganiayaan di Polresta Barelang Versi Keluarga
    Ilustrasi Polri. Medcom.id
    Jakarta: Keluarga Hendri Alfred Bakari mengungkap kronologi dugaan tindak kekerasan oleh personel Kepolisian Resor Barelang, Batam. Hendri yang disebut terlibat kasus penyalahgunaan narkoba tewas setelah diperiksa polisi.

    "Tanggal 6 Agustus, kakak saya dijemput dan dibawa ke Polresta Barelang karena diduga menyalahgunakan narkoba," kata Adik Hendri, Mega Bakary, lewat konferensi pers secara daring, Rabu, 16 September 2020.

    Polisi menangkap Hendri tanpa menunjukkan surat penahanan. Pada 7 Agustus, kepolisian menggeledah rumah Hendri.

    "Dari pukul 15.00-21.00 WIB, digeledah rumah dan sekitar rumah almarhum. Tidak ada surat penggeledahan," ucapnya.

    Baca: Tersangka Kasus Narkoba Tewas Usai Diperiksa di Polresta Barelang

    Salah seorang saksi, sopir speedboat, Ndim, mengaku mendengar Hendri dipukuli saat sedang berada di speedboat. Mulut Hendri kala itu, kata Mega, diperban menggunakan lakban bening agar tidak menjerit.  

    "Kondisi kakak saya tidak lagi kuat berdiri dan berjalan karena di area kaki terdapat lebam dan memar," jelas Mega.

    Pada 8 Agustus, polisi menghubungi keluarga untuk izin menemui Hendri. Polisi mengaku tidak menemukan barang bukti narkotika di kediaman Hendri.

    "Diberitahukan kakak saya meninggal. Sampailah (keluarga) di rumah sakit, kakak saya dalam kondisi badan penuh memar dan kepalanya diperban. Sampai saat ini kita enggak tahu kenapa diperban," ucap Mega.
     

    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id