67 Adegan Diperagakan Kelompok John Kei

    Siti Yona Hukmana - 07 Juli 2020 06:46 WIB
    67 Adegan Diperagakan Kelompok John Kei
    Rekonstruksi kasus penyerangan kelompok John Kei di Lapangan Arcici, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin, 6 Juli 2020. Foto: Medcom.id/Christian
    Jakarta: Sebanyak 67 adegan diperagakan dalam rekonstruksi kasus penyerangan dan perusakan oleh tersangka John Kei bersama anak buahnya terhadap pamannya, Nus Kei. Rekonstruksi diselesaikan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, sebagai ganti lokasi di Cluster Australia, Green Lake City, Kota Tangerang, Banten.

    "Kita bandingkan dengan prarekonstruksi kemarin memang ada penambahan lagi (fakta baru)," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 6 Juli 2020. 

    Rekonstruksi ini dilakukan di lima tempat kejadian perkara (TKP). Lokasi ini meliputi PT Adyawinsa Telecommunication & Electrical, Kelapa Gading, Jakarta Utara; Arcici Sport Center, Cempaka Putih, Jakarta Pusat; Markas John Kei, Jalan Titian Indah X, Kota Bekasi, Jawa Barat;  dan dua TKP pengganti di Mapolda Metro Jaya. 

    "Dua TKP kita pindahkan ke Polda Metro Jaya karena kita pernah melakukan sebelumnya pada prarekonstruksi yaitu TKP Duri Kosambi (Jakarta Barat) dan Green Lake," ujar Yusri.

    Reka adegan ini diperagakan 37 tersangka termasuk John Kei. Rekonstruksi disaksikan langsung jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri Tangerang serta masing-masing kuasa hukum John Kei dan Nus Kei. 

    Yusri mengungkapkan ada fakta baru ditemukan dari hasil rekonstruksi tersebut. Fakta itu yakni adanya penyerahan uang Rp10 juta dalam pecahan Rp50 ribu dari John Kei kepada anak buahnya Daniel Farfar.

    "Uang itu sebagai operasional untuk menyelesaikan tugasnya. Apa tugasnya? Dijelaskan sama John Kei ini yang temuan kita bahwa pengkhianat harus mati," tutur Yusri.

    Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Jean Calvijn Simanjuntak menambahkan fakta baru lainnya yang ditemukan yakni pemufakatan pembunuhan berencana oleh John Kei dan Daniel Farfar di tiga lokasi. Titik ini meliputi PT Adyawinsa Telecommunication & Electrical, Arcici Sport Center, dan Markas John Kei.

    Polisi juga mengungkap tersangka Daniel, tangan kanan John Kei, memberikan sejumlah uang kepada beberapa tersangka lainnya untuk membeli pipa. Pipa itu kemudian dimodifikasi sebagai senjata tajam.

    "Dibentuk seperti tombak, diperuncing," ujar Calvijn.

    Fakta-fakta baru ini akan dimasukkan polisi ke dalam berkas perkara. Setelah lengkap, polisi akan menyerahkan berkas perkara, barang bukti, serta tersangka ke kejaksaan.

    John Kei bersama anak buahnya membuat onar di kawasan Duri Kosambi dan Green Lake City pada Minggu, 21 Juni 2020. John Kei dan 36 anak buahnya diringkus setelah aksi tersebut.

    Anak buah Nus Kei, Yustus Corwing alias ER, tewas akibat terkena bacokan. Satu anak buah lainnya, Angky, mengalami putus pada empat jari tangan kanan akibat serangan John Kei serta puluhan anak buahnya.
     
    Seorang petugas sekuriti, Nugroho Adi Wibowo, terluka akibat tertabrak. Sementara itu, pengemudi ojek online, Andreansah, terkena tembakan pada bagian jempol kaki kanan.
     
    Baca: John Kei Perintahkan Anak Buahnya Bawa Nus Kei

    Polisi menyita sejumlah barang bukti di antaranya 28 tombak, 24 senjata tajam, tiga ketapel panah, dua stik bisbol, 17 ponsel, dan sebuah dekoder Hikvision. Baru-baru ini, polisi menyita senjata api jenis revolver, airsoft gun, dan barreta.
     
    Para pelaku dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Tindak Pidana Penyalahgunaan Senjata Api, Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 169 KUHP tentang Pemufakatan Jahat, Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Mereka terancam dihukum mati.

    (OGI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id