Upaya Polri Membantu Warga Terdampak Pandemi di Pelosok

    Medcom - 28 Juni 2020 15:11 WIB
    Upaya Polri Membantu Warga Terdampak Pandemi di Pelosok
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Polri terus berupaya membantu mengurangi beban masyarakat di tengah pandemi virus korona (covid-19). Salah satu caranya dengan membagikan paket sembako hingga ke wilayah yang sulit dijangkau.

    Jajaran Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), misalnya. Mereka menyusuri hutan sambil membawa paket bantuan dengan kondisi jalan yang sulit.

    "Kita tidak melihat berapa jauh jarak yang kita tempuh. Prinsipnya kita ingin memastikan bantuan pemerintah ini tepat sasaran pada mereka yang membutuhkan," kata Kapolda Kalteng Irjen Dedi Prasetyo, Minggu, 28 Juni 2020.

    Polda Kalteng juga memberikan alat pemadam kebakaran untuk warga agar dapat membantu aparat mencegah potensi terbakarnya hutan dan lahan. Edukasi dan sosialisasi pentingnya menerapkan protokol kesehatan juga dilakukan.

    "Kami juga memberikan edukasi dan sosialisasi secara persuasif kepada masyarakat mengenai pentingnya kedisiplinan protokol kesehatan dalam memutus mata rantai penyebaran virus itu," kata mantan Karo Penmas Divisi Humas Polri itu.

    Selain itu, Bhabinkamtibmas dari Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, Aiptu Agus Sugiyarto, menyusuri hutan untuk membantu seorang lansia, Mbah Salinem, di Desa Tileng, Girisubo. Agus menggendong Mbah Salinem untuk menuruni jalan setapak yang dikelilingi pohon-pohon besar.

    Polres Seram Bagian Timur, Polda Maluku juga membagikan ratusan paket sembako dan masker kepada warga pesisir di Desa Englas. Tim harus menyusuri jalan setapak dalam hutan agar bisa sampai di Englas.

    Baca: Covid-19 Menguji Negara

    Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan Polri akan menguatkan program kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak pandemi, utamanya di pelosok. Kegiatan ini juga jadi bagian program Polri merayakan hari ulang tahun (HUT) Bhayangkara ke-74 di tengah pandemi.

    Polri memberikan bantuan paket sembako, donor darah, pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), serta menciptakan ketahanan pangan nasional selama pandemi. "Selain penegakan hukum, kami juga fokus dalam program kemanusiaan lainnya sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk membantu warga yang terdampak pandemi covid-19," ucap Argo.

    Menurut dia, pembagian paket sembako tidak semudah yang dibayangkan. Terkadang, aparat kepolisian harus menempuh ratusan kilometer demi memastikan jaring pengaman sosial itu tepat sasaran ke masyarakat.

    Polri menyiapkan 11 ribu ton beras yang dibagikan secara bertahap dan uang tunai dengan total Rp360 miliar. Khusus uang tunai, sasarannya adalah para pengemudi bus, taksi, serta truk. Pembagiannya dilakukan secara bertahap selama tiga bulan dengan nominal perorang Rp600 ribu.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id