Hak John Kei Dicabut Seluruhnya

    Siti Yona Hukmana - 29 Juni 2020 13:45 WIB
    Hak John Kei Dicabut Seluruhnya
    John Kei - MI/Sumaryanto Bronto
    Jakarta: Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM segera mencabut hak terpidana John Kei yang mendapatkan program asimilasi dan integrasi. John Kei akan kembali menjalani hukumannya.

    "Kemudian menjalankan hukumannya flat. Kalau istilahnya di hukuman itu sampai seterusnya, flat itu kemudian tidak ada lagi hak-haknya dikeluarkan," kata Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM Reinhard Silitonga dalam diskusi daring bertema Kebijakan Pembebasan Narapidana, Jakarta, Senin, 29 Juni 2020.

    Reinhard mengaku telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk menangani kasus John Kei. Dia memastikan residivis kasus pembunuhan itu bakal menjalani hukuman sesuai perbuatan pidananya.

    "Biasanya tidak lama prosesnya," ujar mantan Direktur Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa Kemenkum HAM itu.

    John Kei disebut memerintahkan anak buahnya melakukan aksi kekerasan pada Minggu, 21 Juni 2020 siang di rumah keluarga Nus Kei, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat; dan di rumah Nus Kei, perumahan Green Lake City, Kota Tangerang, Banten.

    Dia diduga akan melakukan pembunuhan kepada pamannya, Nus Kei. Aksi itu dilatarbelakangi oleh sakit hati atas pembagian hasil penjualan tanah yang tidak merata.

    Baca: John Kei Provokasi Anak Buah Bunuh Nus Kei

    Akibat peristiwa itu, seorang anak buah Nus Kei, Yustus Corwing alias ER, tewas kena bacok dan satu anak buah lainnya, Angky, mengalami putus pada empat jari tangan kanan. Kemudian, seorang sekuriti, Nugroho Adi Wibowo, tertabrak dan pengemudi ojek online, Andreansah, kena tembak pada bagian jempol kaki kanan.

    Polisi menangkap John Kei bersama 39 anak buahnya. Kini polisi memburu delapan anak buah John Kei lainnya.

    John Kei dan anak buahnya dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Tindak Pidana Penyalahgunaan Senjata Api, Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 169 KUHP tentang Pemufakatan Jahat, Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Mereka terancam hukuman mati.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id