Ketua KPK: Program Kartu Prakerja Belum Menimbulkan Kerugian Negara

    Anggi Tondi Martaon - 25 Juni 2020 13:10 WIB
    Ketua KPK: Program Kartu Prakerja Belum Menimbulkan Kerugian Negara
    Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. MI/Susanto
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memelototi Program Kartu Prakerja. Lembaga Antirasuah belum menemukan adanya kerugian negara selama program itu dijalankan.

    "Belum ada keuangan negara yang hilang. Program Kartu Prakerja belum menimbulkan kerugian negara sampai hari ini," kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi III di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 25 Juni 2020.

    Firli menyampaikan pengawasan terhadap Program Kartu Prakerja merupakan tindak lanjut masukan yang disampaikan Komisi III. Sebab, salah satu kartu sakti Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu menggunakan anggaran mencapai Rp5,6 triliun.

    "Sasaran 5 juta orang. Sudah bergulir tahap I, tahap II, dan tahap III.," papar dia.

    (Baca: Program Kartu Prakerja Dihentikan Sementara)

    Firli menyebut pihaknya melakukan pengawasan dan pengkajian program yang sudah berjalan bersama unit kerja Program Kartu Prakerja. Hasil kajian disampaikan ke Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartato.

    Ada sejumlah masukan terkait Program Kartu Prakerja, di antaranya perubahan mekanisme dan perbaikan regulasi. "Alhamdulilah, pemerintah dengarkan kata dan suara KPK sehingga Kartu Prakerja sempat ditunda pelaksanaannya sampai hari ini," kata dia.

    Firli menyebut ini sebagai bentuk pengawasan. Sehingga, potensi praktik culas pada program pemerintah bisa diminimalkan.

    "Akan lebih kita menyelematkan uang negara daripada kita menangkap seseorang tapi uangnya sudah hilang lebih dahulu," ujar dia.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id