ICW: Jangan Ada Intervensi di Putusan Kasus Etik Firli

    Fachri Audhia Hafiez - 16 September 2020 08:01 WIB
    ICW: Jangan Ada Intervensi di Putusan Kasus Etik Firli
    Gedung Merah Putih KPK. Foto: MI/Rommy Pujianto
    Jakarta: Indonesia Corruption Watch (ICW) mengingatkan adanya potensi intervensi terhadap putusan kasus dugaan pelanggaran etik Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. Pasalnya, pembacaan putusan ditunda dari jadwal yang ditetapkan, Selasa, 15 September 2020.

    "Jangan sampai jelang pengumuman pada pekan depan dimanfaatkan oknum atau kelompok tertentu untuk mencoba mengintervensi proses sidang etik di Dewan Pengawas (Dewas) KPK," kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam keterangan tertulis, Rabu, 16 September 2020.

    Menurut dia, Dewas KPK lamban memutuskan hasil sidang. Putusan mestinya lebih cepat dibacakan lantaran menyangkut dugaan gaya hidup mewah seorang pejabat negara.

    "Semestinya sejak beberapa waktu lalu, Dewas sudah bisa memutuskan hal tersebut," ujar Kurnia.

    Kurnia berharap tak ada yang beranggapan tindakan Firli bukan gaya hidup hedonis. Pasalnya, penggunaan helikopter dari Palembang ke Baturaja, Sumatra Selatan, oleh Firli dinilai berlebihan.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id