comscore

KPK Pastikan Mengusut Keterlibatan Aliza Gunado di Kasus Azis Syamsuddin

Candra Yuri Nuralam - 21 Desember 2021 07:00 WIB
KPK Pastikan Mengusut Keterlibatan Aliza Gunado di Kasus Azis Syamsuddin
ilustrasi/medcom.id
Jakarta: Politikus Partai Golkar Aliza Gunado disebut memberikan suap Rp1,4 miliar ke mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Stepanus Robin Pattuju dan Advokat Maskur Husain. Lembaga Antikorupsi akan mendalami pemberian uang itu.

"Tentu setiap fakta dari keterangan saksi di depan majelis hakim kami pastikan akan didalami lebih lanjut pada sidang-sidang berikutnya," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri kepada Medcom.id, Selasa, 21 Desember 2021.
Uang itu dimaksud agar Robin dan Maskur tidak menyebut nama Aliza dalam kasus dugaan korupsi dana alokasi khusus (DAK) Lampung Tengah. KPK akan mencari bukti keterlibatan Aliza dalam kasus itu pada sidang berikutnya.

"Agenda sidang selanjutnya masih menghadirkan saksi-saksi lain," ujar Ali.

KPK juga akan menginformasi dugaan keterlibatan Aliza dengan mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. Konfirmasi itu diperlukan karena Aliza dan Azis berkaitan.

Baca: Politikus Golkar Aliza Gunado Disebut Suap Eks Penyidik KPK Rp1,4 Miliar

Sebelumnya, Aliza Gunado ikut memberikan suap ke Stepanus Robin Pattuju dan Maskur Husain untuk penanganan perkara di Lampung Tengah. Aliza memberikan Robin dan Maskur Rp1,4 miliar untuk menangani kasus tersebut.

Keterangan itu diketahui saat jaksa penuntut umum (JPU) pada KPK Lie Putra Setiawan membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) nomor 9.8 milik Maskur Husain. Jaksa membeberkan total uang yang diterima Maskur dan Robin dalam BAP itu.

"Sehingga total penerimaan dari (mantan Wakil Ketua DPR) Azis Syamsuddin dari yang seharusnya sesuai kesepakatan masing-masing sebesar Rp2 miliar, menurut catatan Stepanus Robin Pattuju hanya kami terima dari Azis Syamsuddin Rp1.750.000.000 dan dari Aliza Gunado sebesar Rp1.400.0000.000 atau total Rp3.150.000.000," kata Lie saat membacakan BAP di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Senin, 20 Desember 2021.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id