comscore

Gaji 44 Eks Pegawai KPK Disesuaikan dengan Aturan Polri

Siti Yona Hukmana - 10 Desember 2021 18:18 WIB
Gaji 44 Eks Pegawai KPK Disesuaikan dengan Aturan Polri
Eks pegawai KPK mengikuti sosialisasi rekrutmen ASN Polri. Foto: Medcom.id/Siti Yoba Hukmana
Jakarta: Sebanyak 44 mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menjadi aparatur sipil negara (ASN) Polri. Gaji mereka akan berbeda dengan ketika berada di Lembaga Antirasuah. 

"Kalau salary (gaji) itu mengikuti sistem penggajian di Polri ya, itu menyesuaikan," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Desember 2021. 
Rusdi tidak mau membeberkan jumlah pasti gaji mantan pegawai KPK itu. Walau berbeda, Rusdi menyebut golongan pegawai negeri sipil (PNS) mereka disesuaikan dengan jabatan ketika bertugas di KPK. 

Baca: Jadi ASN Polri, Ini Perjalanan Karier Novel Baswedan

Dia memastikan 44 orang tersebut tidak dirugikan dengan berlabuh kepada Korps Bhayangkara. Polri akan memberikan jabatan dengan golongan yang sejajar. 

"Ketika dia golongan tertentu pada KPK, maka di kepolisian sebagai ASN Polri dia pun akan disamakan golongannya," ujar jenderal bintang satu itu.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melantik 44 eks pegawai KPK menjadi ASN Polri pada Kamis, 9 Desember 2021. Kini, eks penyidik KPK Novel Baswedan dan kawan-kawan tengah menjalani pendidikan di Pusat Pendidikan Administrasi (Pusdikmin) Polri, Bandung, Jawa Barat. 

Mereka menjalani orientasi selama 14 hari. Setelah itu, mereka akan mengucapkan sumpah jabatan pada 1 Januari 2022. 

Tri Brata (TB) 1 itu akan membentuk Korps Pemberantas (Kortas) Korupsi menggantikan Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri. Organisasi yang lebih tinggi itu dibentuk untuk penempatan mantan penyidik KPK yang bergabung ke Polri. 

Novel Baswedan cs akan menduduki jabatan fungsional di satuan kerja (satker) tersebut. Kortas nantinya memiliki deputi penindakan, pencegahan, serta kerja sama antarlembaga. 

Deputi Korps Pemberantas Korupsi akan dijabat jenderal polisi bintang dua. Organisasi itu berada di bawah Kapolri, setingkat dengan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.

(OGI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id