Mahfud MD Imbau Menteri Lapor LHKPN

    Fachri Audhia Hafiez - 02 Desember 2019 15:06 WIB
    Mahfud MD Imbau Menteri Lapor LHKPN
    Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
    Jakarta: Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD mengajak menteri Kabinet Indonesia Maju menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Masih ada sejumlah menteri yang belum melaporkan harta kekayaan. 

    "Iya (segera). Tapi menteri-menteri lain yang lambat (melaporkan) yang (berasal) dari swasta. Karena memang rumit laporannya," ujar Mahfud usai menyampaikan LHKPN di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin, 2 Desember 2019.

    Mahfud menuturkan, menteri dari swasta adalah menteri yang bukan berasal dari penyelenggara negara. Mereka pertama kalinya mesti menyerahkan LHKPN. 

    Sedangnya menteri yang merupakan penyelenggara negara sudah terbiasa membuat LHKPN. "Kalau saya tinggal nyambung saja, yang berubah mana yang baru mana. Cuma gitu saja," beber Mahfud.

    Berdasarkan laman elhkpn.kpk.go.id, Mahfud terakhir kali melaporkan LHKPN pada 1 April 2013 saat menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK). Ia tercatat memiliki harta kekayaan Rp15,063 miliar dan USD104.615.

    Mahfud tak menampik kekayaannya bertambah selama enam tahun. Ia juga sempat 'absen' melapor saat menjabat sebagai anggota dewan pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

    KPK getol mengimbau menteri Kabinet Indonesia Maju melaporkan LHKPN. Apalagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengultimatum para menteri agar tak korupsi.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id