KPK Harus Usut Tuntas Kasus Suap Wahyu Setiawan

    Putri Rosmala - 10 Januari 2020 20:53 WIB
    KPK Harus Usut Tuntas Kasus Suap Wahyu Setiawan
    Komisioner KPU wahyu Setiawan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. ANT/Dhemas Reviyanto.
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta tak ragu mengusut tuntas kasus dugaan suap yang menjerat Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Sikap itu akan menentukan pandangan publik terhadap kredibilitas KPK.

    "Pemberitaan OTT terhadap anggota Koimisioner WS dan beberapa orang lainnya yang terkait harus dituntaskan agar tidak menjadi pertanyaan publik," kata peneliti politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro ketika dihubungi Media Indonesia, Jumat, 10 Januari 2020.

    Siti mengatakan KPK harus menjalankan agenda pemberantasan korupsi dengan serius. Pemberantasan korupsi tak boleh tebang pilih. KPK harus 'sangar' ke setiap pihak yang melanggar undang-undang.

    "Hukum harus runcing ke semuanya meski itu menyangkut kekuatan politik besar. KPK yang belakangan ini dinilai dilumpuhkan justru harus bisa menunjukkan bahwa institusi ini masih fungsional dan bekerja efektif memberantas korupsi," ujar Siti.

    Pakar hukum tata negara Umbu Rauta mengatakan dua operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK harus dihargai. KPK tetap menjalankan penindakan seperti pimpinan periode sebelumnya.

    "Hemat saya, masih terlalu dini untuk memberi penilaian dalam kategori berhasil atau kurang berhasil dari komposisi komisioner KPK yang baru," jelas Umbu.





    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id