KPK Cekal Empat Orang Terkait Kasus KTP-el

    M Sholahadhin Azhar - 21 Agustus 2019 19:54 WIB
    KPK Cekal Empat Orang Terkait Kasus KTP-el
    Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Rommy Pujianto.
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupso (KPK) mengirimkan daftar cekal ke imigrasi. Ada empat orang terkait kasus KTP-el yang dilarang ke luar negeri.

    "Mereka dicegah ke luar negeri selama 6 bulan pertama," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu, 21 Agustus 2019.

    Mereka yang dicekal yakni Direktur Utama (Dirut) Perum Percetakan Negara RI (PNRI), Isnu Edhi Wijaya dan Ketua Tim Tekhnis Informasi Penerapan e-KTP, Husni Fahmi. Keduanya tak boleh ke luar negeri terhitung sejak 7 Agustus 2019.

    Selain itu, anak Dirut PT Sandipala, Paulus Tannos, Catherine Tannos, serta istri Paulus, Lina Rawung, juga dicekal. Pencekalan mereka dilakukan terhitung sejak 19 Agustus 2019.

    KPK menetapkan empat tersangka baru kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP-el. Mereka yakni Paulus Tannos; mantan Anggota Komisi II DPR, Miryan S Haryani; mantan Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI (PNRI), Isnu Edhi Wijaya; dan PNS BPPT, Husni Fahmi.

    Penetapan keempat tersangka ini merupakan pengembangan dari perkara sebelumnya. KPK telah memproses 14 orang dalam perkara dugaan korupsi KTP-el.

    Miriam, Isnu, Husni, dan Paulus Tannos disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor‎ sebagaimana telah diubah dengan UU Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.



    (EKO)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id