KPK Pelajari Putusan Rommahurmuziy

    M Sholahadhin Azhar - 21 Januari 2020 15:50 WIB
    KPK Pelajari Putusan Rommahurmuziy
    Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri. Foto: Medcom.id/Arga Sumantri
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menimbang putusan hakim yang tak mencabut hak politik eks Ketua Umum PPP Rommahurmuziy. KPK bakal menentukan langkah hukum selanjutnya setelah mempelajari seluruh pertimbangan hakim.

    "JPU akan mempelajari seluruh pertimbangan, fakta-fakta hukum putusan tersebut secara lengkap, termasuk mengkaji pula pertimbangan terkait tidak dikabulkannya pencabutan hak politik," kata pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Selasa, 21 Januari 2020.

    JPU KPK juga tengah mengkaji seluruh aspek putusan Romy. Kajian ini menjadi pertimbangan KPU untuk memutuskan banding atau tidak.

    "Apakah akan menerima ataupun menyatakan upaya hukum banding dalam waktu tujuh hari ke depan," kata Ali.

    Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan hukuman dua tahun penjara dan denda Rp100 juta kepada Romy. Romy terbukti melakukan korupsi dalam kasus suap jual-beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).

    Majelis hakim menilai Romy terbukti menerima Rp255 juta dari Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur Haris Hasanuddin. Dalam perkara ini, mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin juga disebut menerima suap Rp70 juta.

    Romy juga terbukti menerima Rp50 juta yang berasal dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Muafaq Wirahadi. Sepupu Romy, Abdul Wahab, pun turut menerima Rp41,4 juta.

    Fulus itu diterima berkaitan dengan memuluskan Haris dan Muafaq memperoleh posisi prestisius di lingkungan Kemenag tersebut. Perbuatan rasuah itu dilakukan sepanjang Januari-Maret 2019.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id