KPK Tantang Semua Pihak Buktikan Isu ‘Kelompok Taliban’

    Juven Martua Sitompul - 16 September 2019 12:11 WIB
    KPK Tantang Semua Pihak Buktikan Isu ‘Kelompok Taliban’
    Ketua KPK Agus Rahardjo (ketiga kanan) didampingi para Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (ketiga kiri) dan Laode M Syarif (kedua kanan) serta Juru Bicara KPK Febri Diansyah (kanan). ANT/Sigid Kurniawan.
    Jakarta: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo menantang seluruh pihak membuktikan tudingan 'Kelompok Taliban' di Lembaga Antirasuah. Agus menyebut isu itu untuk mendiskreditkan KPK.

    “Kami mengharapkan orang melakukan penelitian melalui KPK. Sama sekali isu itu tujuannya untuk mendiskreditkan KPK,” kata Agus di Gedung KPK, Jakarta, Senin, 16 September 2019.

    Agus menyebut isu 'Kelompok Taliban' pernah diteliti Guru Besar Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris. Penelitian itu tak menemukan bukti adanya pegawai KPK yang menganut paham radikal.

    “Saya setuju orang-orang dan Profesor yang sudah bekerjasama dengan KPK, mereka tahu dalamnya KPK, seperti Prof Syamsudin Haris dari LIPI. Karena kerja di sini dia tahu, enggak ada itu ('Kelompok Taliban'),” tegas Agus.

    Agus juga menyinggung surat pengunduran diri Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Dalam surat pengunduran diri itu, Saut menyebut pegawai beragama nasrani kerap mengadakan kebaktian setiap Jumat. Hal ini seharusnya menjadi bukti kuat jika di KPK tidak ada paham radikal.

    “Itu hari Jumat ada yang Jumatan di sini, kemudian ada juga di lantai tiga kebaktian. Jadi, di mana Talibannya? Kalau kamu lihat surat Pak Saut, apa itu cermin Taliban? Sama sekali jauh,” kata Agus.

    Agus kembali mengajak pihak yang ingin melemahkan KPK mengupas lembaganya secara rinci. “Kami undang mereka untuk melakukan penelitian di KPK,” pungkasnya.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id