Pejabat PT Lippo Cikarang Dipanggil KPK

    M Sholahadhin Azhar - 15 Agustus 2019 10:31 WIB
    Pejabat PT Lippo Cikarang Dipanggil KPK
    Ilustrasi KPK - MI.
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil Direktur PT Lippo Cikarang, Jukian Salim. Dia bakal diperiksa terkait pendalaman kasus dugaan suap proyek Meikarta.

    "Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IWK (Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa)," ujar juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis, 15 Agustus 2019.

    Penyidik juga memanggil Sekretaris Direksi PT Lippo Cikarang Tbk, Melda Peni Lestari dan staf keuangan Lippo Cikarang, Sri Tuti. Ketiganya diperiksa untuk tersangka yang sama. 

    KPK menjerat 11 orang dalam kasus suap Meikarta. Teranyar, KPK menetapkan Iwa dan mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang, Bartholomeus Toto dan Sekretaris Daerah Jabar, Iwa Karniwa.

    (Baca juga: Eks Bos Lippo Cikarang Bantah Suap Bupati Neneng)

    Iwa diduga menerima Rp900 juta untuk memuluskan Peraturan Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi Tahun 2017. Sedangkan, Bartholomeus merupakan pihak yang ditugaskan PT Lippo Karawaci untuk 'menyelesaikan' izin pembangunan Meikarta dari Neneng Hasanah Yasin yang saat itu menjabat sebagai Bupati Bekasi.

    Iwa Karniwa disangkakan melanggar Pasal ‎12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

    Bartholomeus disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) dan Pasal 55 ayat (1) ke-1.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id