Swasta Dikorek Soal Gratifikasi Eks Bupati Cirebon

    Theofilus Ifan Sucipto - 28 November 2019 13:02 WIB
    Swasta Dikorek Soal Gratifikasi Eks Bupati Cirebon
    Ilustrasi KPK. Foto: MI.
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga saksi terkait kasus gratifikasi mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra (SUN). Ketiganya didalami perihal kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) senilai Rp51 miliar.

    Ketiga saksi itu yakni Toto Hasan Bisri dan Sariah dari swasta. Lembaga antirasuah juga memanggil staf honorer tata usaha Dispenda Kabupaten Cirebon, Sri Rahyu.

    "Yang bersangkutan akan bersaksi buat tersangka SUN (Bupati Sunjaya),” kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Kamis, 28 November 2019.

    Sunjaya ditetapkan tersangka TPPU. Uang diperoleh dari gratifikasi dengan menyembunyikan atau menyamarkan asal usul harta kekayaan dengan mengatasnamakan pihak lain.

    Sunjaya diduga menerima Rp41,1 miliar sejak menjabat sebagai bupati pada rentang 2014-2018. Aksi itu berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya sebagai kepala daerah.
     
    Dia juga mendapat Rp31,5 miliar terkait pengadaan barang jasa dari pengusaha. Sunjaya juga mengantongi Rp3,09 miliar dari mutasi jabatan aparatur sipil negara (ASN) di Cirebon.

    Dia juga mendapat setoran Rp5,9 miliar dari kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Sementara dari perizinan galian, dia kecipratan Rp500 juta.

    Politikus PDI Perjuangan itu juga menerima hadiah atau janji Rp6,04 miliar terkait perizinan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2 di Cirebon. Dia juga mendapat Rp4 miliar dari perizinan properti.

    Sunjaya tidak melaporkan gratifikasi itu kepada KPK dalam jangka waktu 30 hari kerja. Sunjaya disangka melanggar Pasal 12 C Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

    Sunjaya divonis dalam perkara suap sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Cirebon, Gatot Rachmanto, terkait jual beli jabatan. Dia divonis lima tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider enam bulan kurungan. (ADI)



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id