Hakim MA Tak Bulat Saat Memvonis Bebas Lucas

    Candra Yuri Nuralam - 09 April 2021 01:45 WIB
    Hakim MA Tak Bulat Saat Memvonis Bebas Lucas
    Ilustrasi: Medcom.id



    Jakarta: Vonis terhadap peninjauan kembali (PK) yang diajukan terpidana kasus perintangan penyidikan mantan petinggi Lippo Group Eddy Sindoro, Lucas, tak bulat. Keputusan bebas yang dijatuhkan Mahkamah Agung (MA) diwarnai perbedaan pendapat di antara para hakim. 

    "Ketua majelis PK, Salman Luthan, menyatakan dissenting opinion (DO) terhadap putusan tersebut," kata juru bicara MA Andi Samsan Nganro melalui keterangan tertulis, Kamis, 8 April 2021.






    Dissenting opinion ialah kondisi saat satu dari tiga hakim mempunyai pendapat yang berbeda. Namun, pendapat hakim itu kalah karena dua hakim lainnya menyetujui putusan.

    Salman, kata Andi, menilai alasan PK Lucas tidak bisa dibenarkan. Dalih PK yang diajukan Lucas bertentangan dengan fakta hukum yang diungkap di persidangan.

    "Oleh karena itu alasan PK harus ditolak," ujar Andi saat menirukan pendapat Salman.

    Baca: KY Tunggu Informasi Lengkap Putusan PK Lucas

    PK yang diajukan Lucas dikabulkan MA. Putusan itu diketuk pada Rabu, 7 April 2021, oleh tiga hakim agung, Abdul Latif, Sofyan Sitompul, dan Salman Luthan. Putusan itu teregister dengan nomor: 78 PK/Pid.Sus/2021.

    Dengan dikabulkannya putusan itu, Lucas sudah mendapatkan empat kali potongan masa penjara. Lucas sejatinya divonis tujuh tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat pada Maret 2019.

    Advokat itu kemudian mengajukan banding dan hukumannya dipangkas menjadi lima tahun. Dia kemudian mengajukan kasasi dan mendapatkan potongan penjara menjadi tiga tahun.

    Setelah itu, Lucas mengajukan PK ke MA pada 5 Januari 2021. MA mengabulkan permintaannya dan membebaskan Lucas dari segala tudingan.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id