Polisi Diminta Usut Pemasok Narkoba Kompol Yuni

    Candra Yuri Nuralam - 21 Februari 2021 16:49 WIB
    Polisi Diminta Usut Pemasok Narkoba Kompol Yuni
    Politikus PKS Mardani Ali Sera/Medcom.id/Candra.
    Jakarta: Polisi diminta mendalami kasus dugaan penyalahgunaan narkoba Kapolsek Astanaanyar Kota Bandung, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi. Khususnya dalam mencari pemasok sabu untuk Yuni.

    "Kita harus melihat akar masalahnya, saya agak khawatir ini cuma gunung es yang munculnya sedikit tetapi di bawahnya banyak," kata Anggota DPR dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera dalam diskusi Chrosscheck by Medcom.id dengan tema 'Saat Kapolsek Yuni Pesta Sabu & Eks Menteri Korupsi', Minggu, 21 Februari 2021.

    Polisi juga diminta mendalami relasi Yuni dengan pemasok narkobanya. Jangan sampai Yuni menjadi oknum yang melindungi mafia narkoba di Bandung.

    Baca: Legislator PKS Setuju Kompol Yuni Dihukum Mati

    "Karena kalau kita melihat mafia narkoba ini, di antara yang paling brutal keberaniannya untuk memberi gitu," tutur Mardani.

    Dia meminta polisi untuk menyeriusi kasus ini. Polisi diminta tidak pandang bulu menyelesaikan kasus itu.

    "Jadi saya melihat ayok kita bongkar ini ada kaitan apa, dari mana sabunya, bagaimana bisa kena, sehingga kita bisa jatuh di lubang yang sama dua kali," tegasnya.

    Sebelumnya, Polda Jawa Barat menangkap Yuni Purwanti Kusuma Dewi, terkait kasus narkoba, Rabu 17 Februari 2021. Kompol Yuni ditangkap saat pesta sabu dengan 11 anggota Polsek Astanaanyar lainnya. Sebanyak tujuh gram sabu disita dalam penangkapan tersebut.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id