Klaim Kubu Munarman Terkait Cairan Pembersih Toilet

    Candra Yuri Nuralam - 02 Mei 2021 15:45 WIB
    Klaim Kubu Munarman Terkait Cairan Pembersih Toilet
    Pengacara Munarman, Aziz Yanuar/Medcom.id/Candra.



    Jakarta: Pengacara mantan petinggi Front Pembela Islam (FPI) Munarman, Aziz Yanuar, membantah cairan toilet yang disita polisi merupakan bahan pembuat bom. Cairan yang disita di kediaman Munarman itu merupakan bagian dari program bersih-bersih masjid dan toilet yang dilakukan FPI.

    "Itu sebelum Desember, saya pernah tanya. Dulu lebih banyak, tapi sudah dipakai jadi sisanya itu," kata Aziz dalam diskusi Chrosscheck by Medcom.id dengan tema 'Munarman Teroris?', Minggu, 2 Mei 2021.






    Aziz mengatakan pihaknya saat itu membeli banyak pembersih toilet. Namun, tidak semua dipakai lantaran terlalu banyak.

    "Itu sisa bahan program bersih-bersih masjid dan toilet yang dilakukan pihak mereka dan itu ada sisanya," ujar Aziz.

    Baca: Barang Bukti Penangkapan Munarman Diyakini Bukan Sekadar Pembersih WC

    Ketua Cyber Indonesia Husni Alwi menilai barang bukti yang dipakai polisi dalam penangkapan Munarman bukan sekadar pembersih toilet. Sebab, jumlahnya tidak sedikit.

    "Kalau cuma sebotol itu wajar, gampang belinya, habis dipakai, beli lagi. Tapi ini banyak, enggak sedikit. Artinya untuk mendapatkannya enggak semudah itu," kata Husni.

    Dia menilai cairan pembersih toilet yang diambil polisi bukan yang biasa ditemukan di warung maupun gerai penjual bahan kimia. Carian itu diyakini salah satu komponen untuk membuat bom.

    Banyaknya jumlah yang ditemukan polisi pun dinilai tidak wajar. "Polisi kan enggak bodoh, apalagi densus yang suka menangani urusan bom dan sebagainya. Mereka sudah kenyang urusan gitu-gituan," ujar Husni.


    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id