comscore

Kasus Promosi Miras, Direksi dan Karyawan Holywings Jadi Tersangka

Rahmatul Fajri - 24 Juni 2022 23:39 WIB
Kasus Promosi Miras, Direksi dan Karyawan Holywings Jadi Tersangka
Ilustrasi Medcom.id.
Jakarta: Polisi menetapkan enam orang sebagai tersangka terkait unggahan promosi Holywings yang memberikan minuman keras gratis bagi nama Muhammad dan Maria. Keenam tersangka merupakan direksi hingga karyawan Holywings.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto menyebut keenamnya berinisial EJD, 27; NDP, 36; DAD, 27; EA, 22; A, 25; dan AAM, 25. EJD merupakan Direktur Kreatif Holywings.
Dia bertugas mengawasi empat divisi, yakni kampanye, produksi, desain grafis, dan media sosial. Sedangkan NDP merupakan kepala tim promosi. Lalu, DAD sebagai desainer grafis.

Selanjutnya, EA merupakan admin tim promosi yang mengunggah konten ke media sosial. Holywings membuat promosi minuman keras gratis bagi nama Muhammad dan Maria tersebut untuk menarik pengunjung dan mendongkrak penjualan.

"Mereka buat konten-konten tersebut untuk menarik pengunjung datang ke outlet Holywings, khususnya yang presentase penjualannya di bawah target 60 persen," kata Budhi di Jakarta, Jumat, 24 Juni 2024.

Budhi mengatakan keenam tersangka dijerat pasal berlapis, termasuk pasal tentang penistaan agama. Para tersangka dijerat Pasal 14 ayat 1 dan 2 UU RI Tahun 1946 dan Pasal 156 A KUHP dan Pasal 28 ayat 2 UU RI Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

"Kami menerapkan bahwa telah diduga terjadi tindak pidana dengan sengaja menyiarkan berita bohong yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan rakyat ataupun setiap orang dengan sengaja tanpa hak menyebabkan informasi yang ditunjukkan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras atau golongan," kata Budhi.
 

Baca: Cara Promosi Holywings Dikecam


Termasuk terkait dengan dugaan tindak pindana dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan kebencian ataupun penghinaan terhadap suatu golongan atau perbuatan yang bersifat permusuhan, penyalahgunaan, penodaan terhadap suatu agama yang ada di Indonesia.

Holywings Indonesia mengeluarkan promosi pemberian minuman beralkohol secara gratis bagi pemilik nama Muhammad dan Maria. Promosi itu berlaku setiap hari Kamis dengan syarat membawa kartu identitas. Promosi itu pun menjadi polemik karena viral di media sosial.

Co-founder Holywings Group Ivan Tanjaya mengatakan pihaknya tidak sengaja melakukan promosi minuman beralkohol menggunakan nama Muhammad dan Maria yang diunggah melalui akun media sosial @holywingsindonesia & @holywingsbar pada 22 Juni 2022.

"Holywings Indonesia dengan ketulusan yang mendalam meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kekhilafan dan ketidaksengajaan promosi minuman beralkohol menggunakan nama Muhammad dan Maria," kata Ivan.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id