KPK Sita Dokumen Perbankan ‘Uang Damai’ Wali Kota Tanjungbalai

    Theofilus Ifan Sucipto - 30 April 2021 10:58 WIB
    KPK Sita Dokumen Perbankan ‘Uang Damai’ Wali Kota Tanjungbalai
    Plt juru bicara KPK Ali Fikri. Antara/M Risyal Hidayat



    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita berbagai barang bukti kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji dalam penanganan perkara Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial. Barang bukti itu ditemukan dalam penggeledahan pada Kamis, 29 April 2021.

    “Ditemukan dan diamankan bukti-bukti. Di antaranya, berbagai dokumen data perbankan dan barang elektronik,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Jumat, 30 April 2021.






    Ali mengatakan barang bukti 'uang damai' itu ditemukan di rumah kediaman dan kantor milik pengacara Maskur Husain (MH) di wilayah wilayah Pondok Aren, Tangerang Selatan. Bukti-bukti korupsi tersebut segera divalidasi dan diverifikasi.

    “Untuk segera diajukan penyitaan sebagai bagian dalam berkas perkara,” papar Ali.

    Baca: Publik Diminta Percayakan Kasus di Tanjungbalai kepada KPK

    Penyidik KPK asal Polri Stefanus Robin Pattuju, pengacara Maskur Husain, dan Syahrial menjadi tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara korupsi Tanjungbalai pada 2020 sampai 2021. Ketiganya telah ditahan.
     
    Robin dan Maskur dijerat Pasal 12 huruf a atau b dan Pasal 12 B atau Pasal 11  Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Syahrial dijerat Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU Tipikor.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id