Kejagung Pelajari Gugatan OC Kaligis atas Novel Baswedan

    Candra Yuri Nuralam - 08 November 2019 15:17 WIB
    Kejagung Pelajari Gugatan OC Kaligis atas Novel Baswedan
    Jaksa Agung ST Burhanuddin. Foto: MI/Susanto
    Jakarta: Kejaksaan Agung akan menelaah gugatan dari terpidana kasus korupsi, Otto Cornelis (OC) Kaligis, terkait kasus yang menyeret penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Kaligis meminta persidangan kasus penganiayaan kepada pencuri sarang burung walet dibuka kembali.

    "Sedang kami pelajari (permintaan OC Kaligis)," kata  Jaksa Agung ST Burhanuddin di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 8 November 2019.

    Burhanuddin belum mau bicara banyak mengenai masalah ini. Dia harus mendalami kasus tersebut.

    Novel diduga menembak pencuri sarang burung walet pada 2004. Saat itu, Novel menjabat sebagai kasat reskrim Polres Bengkulu.

    Kasus ini sempat kembali ramai ketika Novel menangani kasus proyek simulator SIM pada 2012. Namun, Jaksa Agung saat itu M Prasetyo menghentikan kasus tersebut pada 2017 dengan menerbitkan Surat Keterangan Penghentian Penuntutan (SKPP).

    Surat itu tercatat dengan nomor B.03/N.7.10/Ep.1/02/2016. Dalam surat itu tercatat kasus Novel dihentikan dengan alasan kurang bukti.

    Tak berapa lama, sejumlah orang mengajukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Bengkulu. Dalam sidang itu, hakim mengabulkan gugatan praperadilan dan meminta kasus Novel dilanjutkan.

    Kaligis kemudian menggugat Novel ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 6 November 2019. Ada enam petitum yang diajukan Kaligis, yakni mengabulkan gugatan yang diajukan penggugat untuk seluruhnya, dan menyatakan para tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum karena tidak melaksanakan isi putusan praperadilan Pengadilan Negeri Bengkulu No. 2 Pid.Pra/2016/PN.Bgl, tertanggal 31 Maret 2016.

    Kaligis juga meminta hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memerintahkan para tergugat melanjutkan penuntutan perkara atas nama Novel Baswedan bin Salim Baswedan untuk segera disidangkan di Pengadilan Negeri Bengkulu, memerintahkan tergugat II menyerahkan berkas perkara No. 3/Pid.B/2016/PN.Bgl atas nama terdakwa Novel Baswedan bin Salim Baswedan kepada Ketua Pengadilan Negeri Bengkulu, menghukum para tergugat membayar ganti kerugian kepada penggugat secara tanggung renteng, dan memerintahkan agar putusan ini dilaksanakan terlebih dahulu walaupun ada verzet atau banding (uit voerbaar bij voorraad).

    Novel juga diminta membayar ganti rugi secara materiel sebagai akibat dari perbuatan melawan hukum yang dilakukan sebesar Rp1 juta.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id