KPK Bantu Tangkap Koruptor Kasus Pertamina Cilacap

    Candra Yuri Nuralam - 05 Agustus 2020 06:15 WIB
    KPK Bantu Tangkap Koruptor Kasus Pertamina Cilacap
    Ilustrasi penangkapan. Medcom.id/M Rizal
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantu menangkap buronan Kejaksaan Negeri Cilacap, Paulus Andriyanto. Paulus terlibat dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan dalam penggunaan dan pertanggungjawaban Anggaran/Dana Jasa Pelabuhan di lingkungan PT Pertamina RU-IV Cilacap Fungsi Marine.

    "Paulus ditangkap di sebuah kontrakan atau kos yang berada di wilayah daerah Sleman, DI Yogyakarta," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2020.

    Kerugian negara akibat ulah Paulus ditaksir mencapai Rp4,36 miliar. Penangkapan ini terjadi usai kerja sama antara tim dari KPK, tim Penyidik Kejaksaan Negeri Cilacap, dan Kejaksaan Negeri Sleman.

    "Penangkapan itu terjadi pada hari Selasa, 4 Agustus 2020, sekitar pukul 14.20 WIB," ujar Ali.

    Usai ditangkap Paulus langsung dibawa ke Kantor Kejaksaan Negeri Sleman. Dia diserahkan ke Kejaksaan Negeri Cilacap untuk dilakukan penahanan untuk pemeriksaan lanjutan.

    "Penyidik Kejari Cilacap juga melakukan penyidikan lanjutan terhadap adanya dugaan keterlibatan pihak lain dalam tindak pidana tersebut," tutur Ali.

    Paulus sudah dinyatakan buron sejak September 2018. Kejaksaan Negeri Cilacap baru meminta bantuan Lembaga Antikorupsi pada November 2019.

    "Saat tim lapangan KPK mendapatkan informasi mengenai keberadaan DPO, maka tim KPK bersama tim Kejari Sleman bergerak cepat melakukan penangkapan dan mengamankan Paulus Andriyanto di wilayah hukum Kabupaten Sleman," ucap Ali.

    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id