Tersangka Penipuan Akta Nikah Membela Diri

    Siti Yona Hukmana - 12 Februari 2020 09:48 WIB
    Tersangka Penipuan Akta Nikah Membela Diri
    Pengacara Komaruddin menunjukkan foto Juniar dan Basri. Foto: Medcom.id/Siti Yons
    Jakarta: Tersangka penipuan bermodus akta nikah, Juniar alias Vero, 56, membantah perbuatannya. Kuasa hukum Juniar, Komaruddin Simanjuntak menyebut kliennya merupakan istri sah mendiang Basri Sudibjo.

    "Klien kami membantah pernyataan polisi yang menyebut pernikahannya modus penipuan hanya semata untuk menguasai tanah senilai Rp40 miliar," kata Komaruddin di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 11 Februari 2020. 

    Dia menampik tudingan polisi bahwa akta nikah Juniar dan Basri merupakan modus sindikat penipuan tanah.  Komaruddin menyebut, pernikahan itu dilakukan pada 11 Februari 2017. 

    Buktinya yakni surat akte perkawinan dengan nomor 02/GKP/C-B/VI/A-K/2017. Berkat pernikahan dilakukan di rumah Pastori Pendeta Mohammad Husein Hosea di Tangerang. 

    Selain itu, dia juga mengeklaim bukti dari Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara bahwa pernikahan Juniar dengan mendiang Basri Sudibjo yang meninggal pada 10 Oktober 2018 adalah sah. Sebelumnya, anak Basri berinisial MA melayangkan gugatan ke PN Jakarta Utara. 

    Ketika menjadi istri Basri, Juniar diberi sertifikat tanah yang terletak di Pondok Pinang, Ciputat Raya seluas 1.625 meter kubik. Juniar menerima sertifikat itu dengan menandatangani di tanda terima Kantor Notaris Grace Parulian Hutagalung pada 25 Agustus 2018. 

    "Kalau penipuan,  Notaris Grace jadi tersangka juga dong. Ini enggak," ucap dia.

    Di sisi lain, Komaruddin juga mengkaitkan pendeta Mohammad Husein Hosea yang memberi berkat pernikahan terhadap Juniar dan Basri.

    "Ini ada bukti-bukti semuanya. Seolah-olah penyidik menutup mata, padahal sudah menyita dokomen yang mengungkap fakta-fakta ini," ujar Komaruddin. 

    Tersangka Penipuan Akta Nikah Membela Diri
    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

    Pendeta Mohammad Husein Hosea dinyatakan gadungan karena polisi melakukan pengecekan di Gereja Kristen Protestan di Bogor, Jawa Barat. Padahal, kata Komaruddin, Hosea merupakan imam di salah satu Gereja Kristen di Tangerang. 

    "Ditanya ke Gereja di Jawa Barat, mana ketemu dia," ucap Komaruddin.  

    Tak hanya itu, Juniar juga membantah pernyataan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus yang mengatakan Juniar adalah terapis almarhum Basri. Komaruddin menegaskan, kliennya bukan terapis melainkan fisiologi dan chinese dokter, akupuntur dan peripheral. 

    "Bukan terapis biasa. Klien kami ini pengusaha, dia pemilik Klinik Prata Rumah Engedi di Kelapa Gading, Bali, Surabaya dan Singapura. Jadi klien kami ini orang berada," terang Komaruddin.

    Juniar dan Pendeta Mohammad Hosea, kata Komaruddin, meminta polisi khususnya Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya membersihkan namanya. Polisi dinilai telah melakukan pencemaran nama baik. 

    "Siaran pers saat itu jelas adalah fitnah dan pencemaran nama baik. Klien kami Mohammad Hosea adalah pendeta yang benar bukan gadungan. Begitu juga klien kami Juniar bukan terapis," pungkas Komaruddin. 

    Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, mengungkap kasus penipuan akta nikah dengan modus penguasaan tanah. Ada tiga orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni Juniar alias Vero (J), Mohammad Husein Hosea (MHH), dan ABB yang merupakan penasehat hukum Kantor Pengacara BF Sihombing. 

    Ketiga tersangka kini telah dilakukan penahanan. Mereka dijerat Pasal 263 KUHP, Pasal 264 KUHP, Pasal 266 KUHP dan Pasal 242 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun penjara.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id