Mendapat Teror, Anita Kolopaking Minta Perlindungan LPSK

    Siti Yona Hukmana - 04 Agustus 2020 19:54 WIB
    Mendapat Teror, Anita Kolopaking Minta Perlindungan LPSK
    Tersangka kasus surat jalan palsu Anita Kolopaking. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
    Jakarta: Tersangka surat jalan palsu Anita Kolopaking meminta permohonan perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Anita mengaku diteror.

    "Ada ancaman terhadap dirinya, jadi memohon perlindungan," kata Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2020.

    Ancaman itu berkaitan dengan kasus yang dihadapi Anita. Dia terseret kasus pembuatan surat jalan palsu, surat bebas covid-19, dan penyembuyian narapidana kasus korupsi hak tagih Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra.

    "Tapi, seperti apa ancaman yang ia terima sedang kita dalami," ujar Edwin.

    Edwin menuturkan LPSK telah memeriksa Anita. Pengacara Djoko Tjandra itu menjalani pemeriksaan pada Senin, 3 Agustus 2020 dan Selasa, 4 Agustus 2020.

    (Baca: Anita Kolopaking Absen dari Pemeriksaan)

    "Banyak hal ingin kami ketahui terkait kasus tersebut, karena kami mendalami sifat penting keterangan pemohon, tingkat ancaman, dan track record-nya (rekam jejak)," ungkap Edwin.

    Anita absen pemeriksaan perdana sebagai tersangka di Bareskrim Polri. Dia sedianya diperiksa Selasa, 4 Agustus 2020 pukul 09.00 WIB.

    Penyidik Bareskrim Polri telah menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Anita. Dia bakal dipanggil lagi pada Jumat, 7 Agustus 2020.

    Anita ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis malam, 30 Juli 2020. Anita dijerat Pasal 263 ayat (2) KUHP tentang Penggunaan Surat Palsu dan Pasal 223 KUHP tentang Pemberian Pertolongan terhadap Orang yang Ditahan. Anita terancam hukuman enam tahun penjara.

    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id