KPK Pelototi Anggaran Penanganan Korona

    Candra Yuri Nuralam - 18 Maret 2020 07:31 WIB
    KPK Pelototi Anggaran Penanganan Korona
    Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. MI/Susanto
    Jakarta: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengingatkan semua pihak berhati-hati menggunanakan dana penanganan virus korona (covid-19). Lembaga Antirasuah bakal memproses hukum pihak-pihak yang menyelewengkan dana.

    "Jangan sampai anggaran bencana dikorupsi oknum yang tidak punya empati," tegas Firli di Jakarta, Rabu, 18 Maret 2020.

    Firli menuturkan Lembaga Antirasuah bakal memelototi setiap anggaran daerah. Dana yang disediakan harus bebas dari penyelewengan.

    "Pengawasan yang dilakukan bertujuan agar pemerintah pusat dan daerah dapat menggunakan anggaran secara efektif,” tutur Firli.

    (Baca: Jateng Siapkan Rp20 Miliar untuk Penanganan Korona)

    Firli meminta seluruh masyarakat bergotong royong melawan penyebaran virus ini. Dia juga mengapresiasi seluruh elemen yang telah bekerja keras mengerahkan tenaga melawan virus yang awalnya ditemukan di Wuhan, Tiongkok itu.

    Kasus pasien positif korona mencapai 172 orang, dengan korban jiwa tujuh, dan pasien sembuh sembilan orang per Selasa, 17 Maret 2020. Penambahan kasus terjadi di DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Kepulauan Riau.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id