Waktu Menunjukkan Kesungguhan Pertobatan John Kei

    Renatha Swasty - 23 Juni 2020 20:02 WIB
    Waktu Menunjukkan Kesungguhan Pertobatan John Kei
    John Kei (kaos merah dengan kemeja oranye) ditangkap akibat keributan di Green Lake City. ANT/Sigid Kurniawan
    Jakarta: Residivis kasus pembunuhan John Kei bersikeras sudah bertobat saat dipenjara di Lapas Permisan Nusakambangan, Jawa Tengah. Hal itu dia sampaikan secara terbuka saat diwawancarai Andi F Noya dalam Program Kick Andy: Pengakuan John Kei dari Balik Nusakambangan, April 2019.

    "Semua masyarakat punya hak untuk melihat. Tapi waktu yang akan berbicara. Waktu itu menujukkan John Kei berubah cuma pura-pura atau sungguh-sungguh," kata John dikutip Medcom.id, Selasa, 23 Juni 2020.

    John mengaku sejak dipenjara menjadi lebih dekat dengan Tuhan. Dia rajin membaca alkitab dan sesekali memberikan kesaksian tentang pertobatannya.

    Pria kelahiran Kei, Maluku Tenggara, Ambon itu mengaku tidak mau lagi berbisnis jahat sepulang dari penjara. Dia lebih memilih membuka restoran.

    Dia bakal tutup kuping pada omongan sumbang. Termasuk, pada orang-orang yang tak percaya kalau dia sudah bertobat.

    "Orang mau ngomong apa itu hak. Saya punya keyakinan dan saya yakin sampai mati saya melayani Tuhan," tegas John.

    John mengaku sudah selesai dengan urusan duniawi. Dia ingin lebih dekat dengan Tuhan.

    Bahkan, dia mengaku tak bakal terpengaruh bila diajak masuk kembali ke 'dunia gelap'. "Saya akan menginjili mereka supaya bertobat sama-sama saya. Prinsipnya hidup itu pilihan jadi kalau saya sudah ambil pilihan harus mencari Kerajaan Surga, siapa pun enggak bisa memengaruhi saya lagi," kata John yakin.

    (Baca: John Kei Sempat Berubah karena Suara Bisikan)

    John Kei divonis 16 tahun penjara dalam kasus pembunuhan berencana terhadap pengusaha Tan Hari Tantono alias Ayung. Dia mendapat pembebasan bersyarat pada Kamis, 26 Desember 2019.

    John Kei mendapat total remisi 36 bulan 30 hari. Dia semestinya dapat menghirup udara bebas pada 31 Maret 2025. Namun, setelah memenuhi semua persyaratan diberikan pembebasan bersyarat.

    Baru bebas enam bulan, dia kembali berulah pada Minggu, 21 Juni 2020. John Kei diduga melakukan pembunuhan berencana terhadap pamannya, Nus Kei.

    John Kei memerintahkan anak buahnya menghabisi keluarga Nus Kei di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Seorang anak buah Nus Kei, Yustus Corwing alias ER, tewas kena bacok dan satu anak buah lainnya, Angky, mengalami putus pada empat jari tangan kanan.
     
    John Kei juga memerintahkan anak buah lainnya merusuh di rumah Nus Kei di perumahan Green Like City, Klaster Australia, Cipondoh, Tangerang, Banten. Kediaman Nus Kei diacak-acak, hingga gerbang perumahan diamuk.
     
    Akibat kejadian itu seorang sekuriti, Nugroho Adi Wibowo, tertabrak dan pengemudi ojek online, Andreansah, kena tembak pada bagian jempol kaki kanan. Polisi menangkap John Kei dan 29 anak buahnya usai kejadian.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id