Jokowi Perintahkan Kelompok Intoleran Ditindak Tegas

    Nur Azizah - 12 Februari 2020 17:38 WIB
    Jokowi Perintahkan Kelompok Intoleran Ditindak Tegas
    Presiden Joko Widodo. Foto: Medco.id/Damar Iradat
     Jakarta: Presiden Joko Widodo angkat bicara mengenai polemik pembangunan rumah ibadah di Tanjung Balai, Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Dia memerintahkan Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dan Kapolri Jenderal Idham Azis menindak tegas pelaku intoleransi. 

    "Untuk menjamin terlaksananya kebebasan dalam beribadah dan menindak tegas kelompok atau masyarakat yang mengganggu berjalannya sesuai dengan jaminan konstitusi," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 12 Februari 2020.

    Jokowi menegaskan tak ada yang salah dengan pembangunan rumah ibadah. Negara mengakui dan menjamin kemerdekaan setiap penduduk memeluk agama masing-masing.

    "Jelas konstitusi kita memberikan payung kepada seluruh masyarakat," tegas dia.

    Mantan Gubernur DKI Jakarta ini tak akan membiarkan praktik intoleransi. Ia kecewa daerah setempat tak bisa menyelesaikan masalah tersebut.

    "Karena tidak ada pergerakan di daerah jadi saya perintahkan Menkopolhukam dan Kapolri selesaikan ini, baik yang berkaitan dengan gereja yang ada Karimun Tanjung Balai, maupun masjid yang ada di Minahasa Utara," tutur dia.

    Jokowi minta kasus ini diselesaikan dengan cepat. Sebab, hal ini bisa menjadi preseden buruk dan menjalar ke daerah lain.





    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id