Kejagung Usut Daftar Transaksi Heru Hidayat

    Kautsar Widya Prabowo - 12 Februari 2020 05:41 WIB
    Kejagung Usut Daftar Transaksi Heru Hidayat
    Ilustrasi. MI/Ramdani
    Jakarta: Tim penyidik Kejaksaan Agung memeriksa Komisaris Utama PT Trada Alam Mineral, Heru Hidayat, terkait kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya. Ia dimintai keterangan sebagai tersangka untuk mendalami transaksi yang mengalir ke perusahaan asuransi pelat merah itu. 

    "Transaksi begitu banyak, masing-masing kita konfirmasikan," ujar Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah, di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa, 11 Februari 2020. 

    Heru diperiksa sekitar delapan jam. Keterangan Heru diselisik oleh tim auditor untuk menghitung seluruh transkaksi yang dianggap melawan hukum.

    Kejagung Usut Daftar Transaksi Heru Hidayat
    Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah. Foto: Kautsar Widya Prabowo

    Kejagung menetapkan enam tersangka terkait kasus dugaan korupsi di Jiwasraya. Mereka ialah Benny Tjokro, Heru, Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim, eks Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan, eks Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo, dan Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto. 

    Mereka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b UU Nomor 31 Tahun 1999 Pemberantasan Tipikor sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 3 UU Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

    Benny dan Heru juga dikenakan Pasal 3, 4, dan 5 Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

     



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id