Pedemo Pembawa Katapel Ditahan Polisi

    Kautsar Widya Prabowo - 16 Oktober 2020 00:55 WIB
    Pedemo Pembawa Katapel Ditahan Polisi
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Polda Metro Jaya masih menahan satu orang terkait unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker), Selasa, 13 Oktober 2020. Demontrasi itu berujung ricuh.

    "Ada yang (ditahan) yang membawa katapel pagi hari itu ya," kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar (Kombes) Yusri Yunus, di Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2020. 

    Di sisi lain, Yusri menjelaskan total 1.377 orang yang ditahan telah dipulangkan pada Rabu, 14 Oktober 2020. Mereka dibebaskan setelah mengikuti pemeriksaan dan pendataan. 

    Pelajar yang ikut demo menolak omnibus law dapat pulang dengan syarat dijemput orang tua atau kerabat terdekat. Mereka harus membuat perjanjian tidak mengulangi perbuatannya.

    Baca: Proses Hukum Pelajar Pedemo Diminta Mengacu UU Sistem Peradilan Anak

    Namun, ada 47 pedemo yang reaktif dalam pemeriksaan cepat virus korona (covid-19). Untuk itu, mereka harus menjalani perawatan intensif di Wisma Atlet, Pademangan.

    "Kita swab nanti tiga sampai empat hari baru tahu hasilnya sepeti apa. Ini yang nantinya menjadi klaster harus diantiasipasi oleh teman-teman yang unjuk rasa," jelas dia.

    (OGI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id