Novel Baswedan: Upaya Pemecatan Sudah Lama

    Candra Yuri Nuralam - 04 Mei 2021 12:15 WIB
    Novel Baswedan: Upaya Pemecatan Sudah Lama
    Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. MI/Rommy Pujianto



    Jakarta: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan tak heran dengan isu pemecatan kepala satuan tugas (kasatgas). Novel menyebut isu itu sudah bergulir sejak lama.

    "Upaya untuk menyingkirkan orang-orang yang berintegritas dari KPK adalah upaya lama yang terus dilakukan," kata penyidik KPK Novel Baswedan melalui keterangan tertulis, Selasa, 4 Mei 2021.






    Novel mengaku sudah mendengar upaya pemecatan itu. Dia menuding rencana tersebut dibuat pimpinan KPK.

    Mantan Kasat Reskrim Polres Bengkulu itu tidak memerinci komisioner KPK yang menginginkan pemecatannya. Namun, dia menyesalkan upaya pemecatan itu.

    "Bila informasi tersebut benar, tentu saya terkejut. Karena baru kali ini upaya tersebut justru dilakukan oleh pimpinan KPK sendiri," ujar Novel.

    Baca: KPK Minta Masyarakat Tak Termakan Isu Pemecatan Novel Baswedan

    Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri buka suara soal dugaan pemecatan kasatgas, termasuk Novel. Firli berdalih belum mengetahui informasi itu.

    Pemecatan itu dikabarkan muncul dari hasil tes alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN). Novel dan sejumlah pegawai dikabarkan tidak lolos dalam tes wawasan kebangsaan yang merupakan salah satu syarat alih status menjadi ASN.

    Namun, Firli menegaskan pimpinan belum mengetahui hasil asesmen pegawai KPK. "Sampai saat ini pimpinan belum membuka hasil tes wawasan kebangsaan," kata Firli kepada Medcom.id, Senin, 3 Mei 2021.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id