Ketua MPR Mengutuk Penyerangan KKB di Papua

    Antara - 24 Agustus 2021 20:18 WIB
    Ketua MPR Mengutuk Penyerangan KKB di Papua
    Ketua MPR Bambang Soesatyo. MI/Susanto



    Jakarta: Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengutuk keras serangan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Penyerangan itu menewaskan dua pekerja dan melukai sejumlah aparat keamanan.

    Bamsoet mendorong kepolisian bersikap tegas dan mengusut tuntas kasus tersebut. Terpenting, menindak para pelaku sesuai peraturan perundangan.

     



    "Saya mengutuk keras perbuatan KKB tersebut dan meminta sikap tegas kepolisian, baik dalam mengusut kasus tersebut dan menindak pelaku sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku," kata Bamsoet melalui keterangan tertulis, Jakarta, Selasa, 24 Agustus 2021.

    MPR menyampaikan rasa keprihatinan dan belasungkawa atas musibah terbunuhnya dua pekerja dari PT Indo Mulia Baru. Dia meminta aparat intelijen bersama pemerintah daerah Papua dan aparat kepolisian untuk terus melakukan pengetatan guna mempersempit wilayah KKB.

    Termasuk, mempelajari modus serangan yang dilakukan KKB, meningkatkan penjagaan dan pengawalan wilayah rawan aksi serangan KKB, serta mengimbau masyarakat sekitar untuk lebih waspada dan menjauhi titik-titik rawan aksi serangan KKB.

    Baca: Polda Papua Lakukan Pendekatan Kesejahteraan di Wilayah Rawan KKB

    Menurut dia, kepolisian setempat perlu menempatkan personel di titik-titik rawan penyerangan KKB. Dia juga meminta petugas meningkatkan penjagaan sehingga masyarakat sekitar dapat hidup lebih aman dan nyaman serta terhindar dari serangan KKB.

    "Saya meminta keseriusan pemerintah pusat dan aparat kepolisian dalam menangani KKB, di samping menentukan langkah dan strategi jangka panjang untuk mencegah terulangnya kembali aksi serangan KKB yang meresahkan masyarakat, baik dengan mengedepankan penegakan hukum maupun upaya negosiasi atau pendekatan dialog dengan KKB yang melibatkan tokoh-tokoh adat dan masyarakat," ujarnya.

    Dia meminta pemerintah melakukan pendekatan kolaboratif dalam penyelesaian konflik di Papua dengan mengutamakan kerja sama, interaksi, dan kesepakatan bersama berbagai pihak terkait.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id