Kemenkumham akan Evaluasi Soal Pemberian Izin WNA

    M Rodhi Aulia - 08 September 2016 02:49 WIB
    Kemenkumham akan Evaluasi Soal Pemberian Izin WNA
    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Foto: Ant/Vitalis Yogi Trisna.
    medcom.id, Jakarta: Imigrasi sempat menahan Ahli Patologi Forensik dari Universitas Brisbane, Australia, Beng Ong usai memberikan kesaksian dalam sidang kasus kematian Wayan Mirna di Pengadilan Jakarta Pusat, Selasa, 6 September. Beng Ong akhirnya dibebaskan.

    "Sudah kita dideportasi. Sebetulnya bisa di pro-jucticia. Tapi, sudahlah. Ini pelajaran. Dicekal enam bulan (masuk ke Indonesia) karena tidak menggunakan visa sesuai tujuannya," kata Yasonna dalam rapat kerja di Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/9/2016).

    Menurut Yasonna, banyak kasus serupa yang terjadi di Indonesia. Yaitu orang asing masuk ke Indonesia dengan visa kunjungan wisata, namun ternyata datang untuk bekerja walau sehari.

    "Ke depannya perlu kita perjelas terkait kriteria (visa untuk pekerja singkat). Kita akan bicarakan dengan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker), karena izin kerja dan lain-lain adalah urusan Kemenaker," ucap dia.

    Yasonna mengatakan, sejatinya Kemenkumham hanya butuh dua hari untuk mengeluarkan Kartu Izin Tinggal Terbatas atau Tetap (KITAS/KITAP).

    "Persoalannya IMTA (Izin Mempekerjakan Tenaga Asing) dari Kemenaker lama. Tapi karena ujungnya ini, kita yang mengeluarkan, seolah-seolah di kita ini pengurusannya lama sekali. Padahal proses perolehan KITAS/KITAP kalau sudah ada IMTA," tandas dia.

    Anggota Komisi III DPR Wihadi Wiyanto mendesak Kemenkumham untuk segera berbenah. Kasus saksi ahli Jessica itu terungkap lantaran persidangan kematian Wayan Mirna disiarkan secara langsung oleh sejumlah stasiun TV nasional.

    "Kalau tidak ada pertanyaan dari Jaksa, mungkin tidak ada reaksi. Itulah sebenarnya kelemahan dari imigrasi kita. Ke depannya saya minta ada standarisasi. Kalau seperti saksi ahli itu visanya harus apa? Jadi tidak ada kerancuan. Kalau olahraga sehari mereka bertanding, itu visanya apa? Artis juga. Ini harus ada standarisasi," kata Wihadi.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id