Dirjen Dukcapil Diperiksa KPK

    M Sholahadhin Azhar - 20 Agustus 2019 12:27 WIB
    Dirjen Dukcapil Diperiksa KPK
    Ilustrasi KPK - MI.
    Jakarta: Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh, dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Zudan bakal diperiksa terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (KTP-el).

    "Yang bersangkutan dihadirkan sebagai saksi untuk tersangka PLS (Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra, Paulus Tannos)," ujar juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa, 20 Agustus 2019.

    KPK juga mengagendakan pemeriksaan pada empat orang lain. Yakni Manager Legal PT Sinarmas Sekuritas, Anthony Pheanto; Komisaris PT Delta Resources, Andy Wardhana; pegawai PT SAP Indonesia, Muda Ikhsan Harahap dan eks Direktur Produksi Perum Percetakan Negara Republik Indonesia, Yuniarto. 

    "Para saksi diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan PLS," kata Febri.

    (Baca juga: Miryam Jadi 'Pintu Masuk' KPK Jerat Legislator Lain)

    KPK menetapkan empat tersangka baru kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP-el. Mereka yakni Paulus Tannos; mantan Anggota Komisi II DPR, Miryan S Haryani; mantan Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI (PNRI), Isnu Edhi Wijaya; dan PNS BPPT, Husni Fahmi.

    Penetapan keempat tersangka ini merupakan pengembangan dari perkara sebelumnya. KPK telah memproses 14 orang dalam perkara dugaan korupsi KTP-el.

    Miriam, Isnu, Husni, dan Paulus Tannos disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor‎ sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id