Hakim Artha Theresia Sepakat Koruptor Dihukum Mati

    Theofilus Ifan Sucipto - 14 November 2019 12:08 WIB
    Hakim Artha Theresia Sepakat Koruptor Dihukum Mati
    Calon hakim agung, Artha Theresia Silalahi menjalani seleksi di KY. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
    Jakarta: Calon hakim agung, Artha Theresia Silalahi, sepakat hukuman mati bagi bandar narkoba dan koruptor. Namun, hukuman perlu mempertimbangkan banyak aspek. 

    "Koruptor kalau sudah sedemikian rupa tidak bisa diubah (sifatnya), saya termasuk yang setuju," kaya Artha saat wawancara terbuka di Gedung Komisi Yudisial, Jakarta Pusat, Kamis, 14 November 2019. 

    Artha menyebut hukuman mati bagi bandar narkoba juga perlu. Ini buat mengurangi pemasok barang haram tersebut. 

    "Pelakunya yang mempengaruhi masyarakat termasuk anak-anak menggunakan narkotika, ketemu bandarnya, habiskan," tegas Artha. 

    Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Palembang itu mengatakan hukuman mati ialah ultimum remedium atau opsi terakhir. Artha menyebut hukuman mati tidak perlu dilakukan bila pelaku kejahatan dirasa bisa berubah.

    "Kalau bisa berubah, hukuman seumur hidup bisa diterapkan," tutur dia. 

    Komisi Yudisial melaksanakan seleksi wawancara pada 13 orang calon hakim agung tahun 2019 buat mengisi 11 hakim agung di kamar Pidana, kamar Agama, kamar Militer, kamar Perdata dan kamar Tata Usaha Negara khusus pajak. Seleksi digelar sejak Selasa, 12 November 2019 hingga Kamis, 14 November 2019 di Gedung KY.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id