Cobra Hercules Divonis Enam Bulan Penjara

    Jufriansyah - 23 Oktober 2019 18:48 WIB
    Cobra Hercules Divonis Enam Bulan Penjara
    Abdul Gani Ngabalin alias Cobra Hercules (memakai rompi tahanan) saat menjalani sidang vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Foto: Medcom.id/Jufriansyah
    Jakarta: Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis Abdul Gani Ngabalin alias Cobra Hercules enam bulan penjara. Cobra terbukti menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

    "Menjatuhkan pidana terdakwa hukuman selama enam bulan dikurangi selama terdakwa ditahan, dan membayar denda sejumlah Rp10 juta, dengan ketentuan apabila terdakwa tidak mampu membayar didenda dengan satu bulan kurungan penjara," kata Hakim Ketua Ratmoho di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 23 Oktober 2019.

    Cobra akan menjalani kurungan kurang lebih satu bulan setelah dipotong masa tahanan saat kasusnya bergulir. Hakim memberikan waktu kepada Cobra dan jaksa penuntut umum untuk banding atas putusan tersebut.

    Putusan ini jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni 2,5 tahun penjara. Cobra sebelumnya didakwa melanggar Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 A ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.  

    Sementara itu, kuasa hukum Cobra, Alkatiri, menerima putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dia pun menghormati majelis hakim yang menghukum kliennya enam bulan penjara.

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id